Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Penyanyi Irianti Erningpraja Meninggal Dunia

Juli Rambe • Selasa, 27 Mei 2025 | 19:05 WIB
Penyanyi Irianti Erningpraja.
Penyanyi Irianti Erningpraja.

 

SUMUTPOS.CO- Penyanyi senior Irianti Erningpraja meninggal dunia Selasa (27/5) siang. Informasi mengenai kepergian pelantun 'Kunang- kunang' ini disampaikan pengamat musik Stanley Tulung melalui unggahan di Instagram-nya.

"Telah berpulang dengan tenang di RSUD Pasar Rebo Pukul 14:14 WIB Selasa tanggal 27 May 2025 Sahabat kami tercinta -..Neng Irianti Erningpraja. Didampingi oleh suami tercinta Mas Piko dan anak-anak Irsa dan Gani Serta sahabat tercinta, Mima, Harry Kiss, Daisy Sahertian..." dikutip dari akun Instagram @stanleytulung, Selasa (27/5).

Stanley mengatakan berita duka ini disampaikan Irma Hutabarat. Saat ini, informasi mengenai lokasi persemayaman dan pemakaman Irianti masih akan diumumkan kemudian.

"Terima kasih kebaikannya Teh Anti selama ini...," kata Stenley Tulung.

Sebagai informasi, Irianti Erningpraja meninggal dunia di usia 59 Tahun. Unggahan tersebut pun langsung dibanjiri ungkapan bela sungkawa. Banyak artis Tanah Air turut menyampaikan ucapan belasungkawa di kolom komentar unggahan mengenai kepergian Irianti.

"Rest in Peace Anti," kata Ruth Sahanaya.

Profil Irianti Erningpraja

Melansir dari Wikipedia, Irianti Erningpraja merupakan anak dari Raden Ahem Erningpraja, yang pernah menjadi Menteri Perburuhan pada masa pemerintahan Soekarno. Di masa kecilnya, Irianti dikenal sebagai seorang atlet renang, namun ia memutuskan untuk berhenti dari cabang olahraga tersebut karena mengalami masalah kesehatan berupa sinusitis.

Setelah itu, ia bergabung dengan grup Tari Terkemuka Swara Maharddhika yang dipimpin Goeroeh Soekarno Putra. Pada dekade 1990-an, Irianti mulai dikenal luas oleh masyarakat melalui lagu-lagu hits seperti Ada Kamu dan Kasih.

Tahun 2011, Irianti Erningpraja tetap aktif berkarya di industri musik dengan meluncurkan lagu berjudul Kunang-Kunang. Ide untuk lagu ini muncul ketika ia mengunjungi Pulau Dewata.

"Inspirasinya dari Ubud, Bali. Saya lihat ada cahaya kelap-kelip di sawah. Ternyata kunang-kunang, tapi kok jarang ada ya sekarang," ungkap Irianti Erningpraja pada waktu itu.

"Mudah-mudahan dengan lagu ini orang tersadar akan kian menghilangnya binatang tersebut. Sehingga nanti dapat menari-nari bersama kunang-kunang," tuturnya. (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe