Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rae Lil Black Merasa Istimewa saat Masuk Masjid

Juli Rambe • Jumat, 11 Juli 2025 | 19:39 WIB
Rae Lil Black. (Dok: instagram)
Rae Lil Black. (Dok: instagram)

 

SUMUTPOS.CO- Rae Lil Black yang merupakan mantan bintang film dewasa asal Jepang memutuskan menjadi mualaf. Hal ini menjadi perbincangan di media sosial, menginggat perubahannya drastis.

Dalam penampilannya sehari- hari, wanita yang mengubah namanya menjadi Nuray Istiqbal ini sudah menggunakan hijab dan baju syari untuk menutup tubuh bagian atasnya.

Bahkan di media sosialnya, dirinya sudah menghapus berbagai foto yang menampilkan auratnya. Hanya tinggal foto tanpa hijab yang menggunakan kimono.

Dalam postingab dengan konten kreator asal Malaysia, Rae Lil Black menceritakan perubahan besar dalam hidupnya terjadi setelah ia mengunjungi beberapa negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, seperti Indonesia, Malaysia, hingga Thailand.

Perkenalan pertamanya dengan Islam dimulai ketika ia pertama kali mengenakan hijab di Malaysia. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Thailand bagian selatan, yang juga banyak dihuni umat Muslim.

"Aku ke sini (Malaysia) enam bulan lalu, lalu pertama kalinya aku pakai hijab di Malaysia. Setelahnya, secara kebetulan, aku ke Thailand bagian selatan, yang di sana banyak penduduk Muslim. Tiga hal itu terjadi ada alasannya," katanya dalam postingan kreator konten Malaysia, Sam Wong, pada Selasa (18/3/2025).

"Aku belajar Islam karena itu yang mereka anggap paling penting dalam hidup. Jadi, aku memutuskan untuk belajar, untuk memahami mereka dan menjadi teman yang baik," ujar dia. 

Rae juga mengklaim bahwa dirinya mengalami depresi serta kegundahan sebelum mendalami Islam. Ia telah mencoba berbagai cara untuk merasakan kedamaian, termasuk beribadah di kuil di Thailand.

Tetapi semua ibadah yang telah Rae coba tidak berhasil, sampai pada akhirnya ia mengunjungi masjid.

"Aku selalu merasa kesulitan dalam hidup dan alami depresi selama lima tahun atau lebih. Sebelumnya di Thailand aku ke di kuil dan tempat ibadah lain, tapi aku tidak merasakan koneksi apapun (dengan Tuhan)," katanya. 

Rae menambahkan, "Aku ke sana untuk berdoa, tapi aku tidak merasakan apapun. Lalu aku mulai mempraktikkan Islam, aku belajar salat. Suatu hari aku ke masjid dan aku merasa istimewa, tenang, perasaanku seperti diangkat dan ringan."

Pada momen itulah Rae memutuskan untuk beribadah dan mendalami Islam secara sungguh-sungguh.

"Itulah momen saat aku berpikir bahwa 'inilah saatnya' (aku memeluk Islam)," ujarnya.

Rupanya orangtua Rae juga sangat mendukung keputusan besarnya itu. Hal terpentig bagi mereka adalah sang anak merasa damai dalam hidupnya.

"Aku berasal dari Jepang, sehingga (orangtuaku) pemeluk Budha. Teman-temanku juga bergama Budha. Aku bilang ke orang tuaku, 'aku sekarang memeluk Islam dan aku salat'," ungkap Rae.

"Mereka bilang, 'oke, kamu yakin memeluk agama ini membuat hidupmu mudah, membuat hatimu ringan, kami tidak masalah. Lakukan saja'," sambungnya.

"Aku datang ke sini untuk beribadah dan aku rasa aku akan kembali lagi ke sini untuk lebih mempelajari Islam," katanya. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe