Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Luna Maya Kembali Hidupkan Sosok Suzzanna di Film Santet: Dosa di Atas Dosa, Tayang 2026

Johan Panjaitan • Minggu, 26 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Luna Maya. (instagram)
Luna Maya. (instagram)

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Aktris Luna Maya kembali dipercaya memerankan ikon horor legendaris Suzzanna Martha Frederika van Osch dalam film terbaru berjudul Santet: Dosa di Atas Dosa.

Ini menjadi kali ketiga Luna bertransformasi sebagai sosok Ratu Horor Indonesia tersebut, setelah sukses memerankannya di Bernapas dalam Kubur (2018) dan Malam Jumat Kliwon (2023).

Teaser film produksi Soraya Intercine Films itu resmi diputar perdana di ajang Indonesia Comic Con 2025 di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (26/10). Rencananya, teaser tersebut akan dirilis secara umum pada 30 Oktober 2025, sementara filmnya dijadwalkan tayang tahun depan (2026).

Disutradarai oleh Azar Kinoy Lubis, Santet: Dosa di Atas Dosa menampilkan Luna Maya dengan tampilan menyeramkan khas Suzzanna—dengan riasan, gestur, dan aura mistis yang kuat. Dalam teaser berdurasi singkat itu, karakter Suzzanna tampak bertapa di gua, terpojok di tebing, hingga menyiapkan ilmu santet berupa bola api terbang, yang menjadi ciri khas film horor klasik Indonesia.

Meski kembali memerankan sosok legendaris itu, Luna menegaskan dirinya tidak berusaha menjadi duplikat Suzzanna.

“Yang mau kami angkat adalah sosok on-screen Bunda Suzzanna, khususnya tokoh Katemi dari film Santet tahun 1988. Tujuan proyek remake ini adalah agar legacy beliau tetap hidup, bukan untuk mencari siapa yang mirip Suzzanna. Karena bagaimanapun, Suzzanna itu tak tergantikan,” ujar Luna Maya.

Berbeda dari peran-peran sebelumnya, Luna mengungkapkan bahwa karakter Suzzanna di Santet: Dosa di Atas Dosa kali ini memiliki kedalaman emosional yang lebih kompleks.

“Di sini, Suzzanna bukan sundel bolong. Dia manusia biasa yang mengalami ketidakadilan dan bertransformasi karena perjalanan batin yang berat. Ada sisi kemanusiaan yang kuat dalam dirinya,” jelas Luna.

Proses syuting dilakukan di sebuah desa di Pangandaran, Banten, dengan nuansa alam yang mistis dan natural. Luna mengaku mengalami pengalaman mendebarkan saat pengambilan gambar di bawah air.

“Selama sekitar 30 detik aku nggak bisa naik karena arus deras banget, sementara pakai baju lengkap. Aku sempat panik, tapi akhirnya bisa tenang dan ikut arus sampai muncul ke permukaan. Kru sempat panik karena aku nggak kelihatan lama,” ceritanya sambil tersenyum.

Selain Luna Maya, film Santet: Dosa di Atas Dosa juga dibintangi oleh Reza Rahadian, Djenar Maesa Ayu, dan Clift Sangra, yang dikenal sebagai suami mendiang Suzzanna di kehidupan nyata—menambah nuansa nostalgia sekaligus penghormatan terhadap sang legenda horor Indonesia.

Dengan kombinasi antara unsur mistik klasik dan pendekatan sinematik modern, Santet: Dosa di Atas Dosa digadang-gadang akan menjadi film horor paling dinanti tahun 2026, meneruskan warisan sinema horor Indonesia yang abadi.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Ikon Horror #legendaris #film santet #Suzzana #luna maya