Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Batubara Segera Bentuk Pansus Plasma Perkebunan, Harapan Masyarakat Mulai Menemukan Jalan

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Ketua Komisi IV DPRD Batubara (.Dok Liberti H Haloho/Sumut Pos)
Ketua Komisi IV DPRD Batubara (.Dok Liberti H Haloho/Sumut Pos)

Advertisement

 

BATUBARA, Sumutpos.Jawapos.com – Harapan ribuan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan di Kabupaten Batu Bara untuk memperoleh hak plasma perkebunan sebesar 20 persen sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan mulai menunjukkan titik terang.

DPRD Kabupaten Batu Bara dijadwalkan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan dalam rapat paripurna yang akan digelar pekan depan. Pembentukan pansus tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembahasan dan penyelesaian persoalan plasma yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat.

Advertisement

Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Batu Bara, Sarianto Damanik, Selasa (2/6/2026).

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, seluruh fraksi di DPRD Batu Bara telah menyatakan komitmennya mendukung pembentukan pansus dengan memasukkan usulan resmi ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD.

Advertisement

“Hari ini usulan dari enam fraksi sudah dibahas di Bamus. Sesuai jadwal, Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB akan dilaksanakan rapat paripurna pembentukan Pansus Plasma Perkebunan,” ujar Sarianto.

Ia menjelaskan, karena usulan pembentukan pansus berasal dari seluruh fraksi yang ada di DPRD Batu Bara, maka masing-masing fraksi akan mengirimkan perwakilannya untuk menjadi anggota pansus.

Dengan keterlibatan seluruh fraksi, pembahasan diharapkan berjalan lebih komprehensif dan mampu menghasilkan rekomendasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum terkait pelaksanaan kewajiban plasma oleh perusahaan perkebunan.

“Tiap fraksi akan mengirimkan wakilnya untuk duduk di pansus. Untuk posisi ketua pansus, kemungkinan berasal dari Komisi I DPRD Batu Bara karena selama ini komisi tersebut yang banyak menangani persoalan plasma perkebunan,” jelasnya.

Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan menjadi tahapan penting setelah DPRD Batu Bara sebelumnya menggelar serangkaian rapat dengar pendapat (RDP) bersama berbagai pihak terkait. Sedikitnya lima kali RDP telah dilaksanakan untuk mengupas persoalan plasma yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.

Perjuangan pembentukan plasma perkebunan sendiri berawal dari inisiatif PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara yang mendapat dukungan penuh dari Zuriat Kedatukan Lima Puluh pada 29 Desember 2025. Aspirasi tersebut kemudian terus bergulir hingga mendapat perhatian serius DPRD Batu Bara.

Advertisement

Artikel Terkait

Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan di Batu Bara Segera Dibahas, Warga Menanti Kepastian

Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan di Batu Bara Segera Dibahas, Warga Menanti Kepastian

DPRD Batu Bara segera bahas pembentukan Pansus Plasma Perkebunan di Bamus usai didukung seluruh fraksi.

Massa GPM-PALAS Geruduk Kantor Bupati, Dugaan Manipulasi Data Plasma PT APN Picu Kemarahan Mahasiswa

Massa GPM-PALAS Geruduk Kantor Bupati, Dugaan Manipulasi Data Plasma PT APN Picu Kemarahan Mahasiswa

Massa GPM-PALAS demo Kantor Bupati Padang Lawas menuntut pengusutan dugaan manipulasi data plasma PT APN dan transparansi pemerintah.

DPRD Batubara Pastikan Bentuk Pansus Plasma Perkebunan pada 15 Juni 2026

DPRD Batubara Pastikan Bentuk Pansus Plasma Perkebunan pada 15 Juni 2026

DPRD Batu Bara memastikan pembentukan Pansus Plasma Perkebunan pada 15 Juni 2026 setelah menandatangani pakta integritas bersama IWO.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer