SUMUT POS- Eva Manurung, ibunda Virgoun, bicara soal kabar kehamilan menantunya, Lindi Fitriyana.
Eva mengatakan Virgoun dan Lindi sudah bicara soal kehamilan sejak sebelum menggelar pesta pernikahan pada 26 Februari 2026.
"Waktu mau nikah juga sudah bicara sama saya. Pas mereka cari tanggal, bulan berapa itu mereka cari tanggal, Virgoun bertahan di tanggal itu (26 Februari 2026)," kata Eva Manurung di Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Kodam 1/BB Bangun Jembatan Gantung di Padang Bolak Julu Paluta
Saat Virgoun menggelar pernikahan muncul seorang perempuan yang mengaku sebagai mantan kekasihnya. Perempuan itu mengatakan Virgoun menikah karena Lindi sudah berbadan dua.
Disinggung soal itu, Eva Manurung membenarkannya. Eva mengatakan kehamilan Lindi saat ini sudah memasuki usia 7 bulan.
"Betul (karena sudah berbadan dua). Itu cucu loh. Kalau teman-teman tanya (soal itu) saya selalu bilang ada deh. Sekarang masuk 7 bulan," ucapnya.
"(Saat pesta pernikahan usia kandungan Lindi) ya hampir 5 bulan. Jadi gini, kenapa nikahnya agak terlambat. Yaitu, kedua belah pihak minta tanggal, tanggalnya harus di 26,2,26. Jauh sebelumnya sudah ngomong sama saya, mereka excuse me ke saya, bahwa kejadiannya sudah begini, keluarga juga sudah oke, ini semua," jelas Eva Manurung.
Eva Menurung menegaskan, saat akan menggelar pesta pernikahan keluarga memang belum bicara karena menunggu izin dari Virgoun. Sebagai ibu, Eva gak membenarkan apa yang dilakukan Virgoun dan Lindi.
"Berjalannya waktu itu kan berkat, takut cucu saya merasa tertolak. Dari jauh-jauh hari saya sudah minta menikah, keluarga sudah minta mereka menikah, sudah disiapkan, tapi mereka yang menentukan tanggal. Makanya kita duduk manis," ungkapnya.
Eva Menurung tak menampik ada rasa kecewa. Namun, Virgoun dan Lindi bertanggung jawab dengan apa yang sudah mereka lakukan.
"Memang nanti kalau lahir bisa ditutupi? Saya bahagia, Lindi pun 8 tahun berkeluarga gak pernah hamil, sampai bercerai. Di situpun dia bicara sama saya, 'Mami jangan marah. Mami begini situasi, dan kondisinya. Minta maaf mami bukan mau mencemarkan nama keluarga'. Saya bilang, 'Mana lebih bertanggung jawab? Hamil ditanggung jawabin atau disuruh gugurin?'" tegas Eva Manurung.
"Sekarang saya mau tanya, pas lahir orang mau ngomong apa? Dulu kayak yang udah-udah dihujat orang, diiniin orang, saya gak mau. Gak kamu gugurin juga saya sudah terima kasih. Cucu itu berkat, keluarga bertambah, berkat pun bertambah. Kalau cucu saya lahir, saya mau gendong-gendong gak bisa di depan orang, sakit hati saya," tukasnya. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe