SUMUT POS- Perseteruan antara Billy Syahputra dan manajemen penjaga toilet di Kuta Bali makin panjang.
Diduga, manajemen tersebut mengeluarkan CCTV yang memperlihatkan wajah buah hatinya tanpa sensor di media sosial.
Melalui kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, Billy berencana melaporkan pihak yang merekam sekaligus menyebarkan video tersebut ke ranah kepolisian.
Baca Juga: Olla Ramlan Bahagia Aufar Hutapea Menikah Lagi
Fahmi menjelaskan, kemarahan Billy bukan lagi semata-mata dipicu oleh persoalan adu mulut di toilet yang sempat viral, melainkan adanya dugaan pelanggaran privasi terhadap sang anak.
"Jadi saya beberapa hari yang lalu memang ditelepon sama Billy, dia berkonsultasi dengan saya terkait dengan permasalahan bukan persoalan masuk ke toiletnya. Tapi ada persoalan lain, di sini ada orang yang memposting sebuah rekaman di mana ada foto anaknya Billy Syahputra," ujar Fahmi Bachmid dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Jumat (9/10/2026).
Menurut Fahmi, perbuatan tersebut merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Pasalnya, wajah anak masuk dalam kategori data pribadi spesifik (biometrik) yang dilarang disebar tanpa persetujuan.
Billy Syahputra pun mengaku sempat mengutarakan kekesalannya di media sosial.
"Nanti saya akan membahas management g***** ini, apalagi keluarin video anak saya tanpa di-blur dan keluarin video CCTV-nya jangan setengah-setengah dong," tulis Billy dalam Instagram Story pribadinya.
Billy mengakui sudah mewanti-wanti terduga penyebar video tersebut. Namun, Billy mengaku sampai saat ini belum mendapat klarifikasi atau permintaan maaf dari pihak wisata pantai tersebut.
"Saya udah bilang social media saya. Tolong kalau kalian meng-counter, tolong keluarkan semua video CCTV-nya, kalau bisa sampai suara-suaranya. Kenapa anak saya sampai gak diblur? Saya sudah sempat bilang sih," tegas Billy. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe