Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ide Usaha Paling Hits di Indonesia! Inilah 8 Usaha Kuliner Yang Paling Laris Sepanjang Masa

Redaksi • Minggu, 17 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Ayam Goreng ( youtube Sanak Kuliner)
Ayam Goreng ( youtube Sanak Kuliner)

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Diantara banyak bidang usaha, usaha kuliner salah satu yang paling banyak digemari orang.

Ada berbagai alasan orang lebih memilih berjuang di usaha kuliner. Alasan utama makanan adalah usaha yang tak ada matinya, selagi manusia hidup pasti butuh makan, maka makanan punya potensi besar.

Hal lainnya usaha kuliner tidak membutuhkan modal yang besar. Tinggal menyesuaikan dengan kondisi keuangan saja.
ditemui.

Namun begitu usaha kuliner apakah yang banyak disukai dan memiliki peluang untung yang besar?

Berikut 8 ide usaha kuliner paling laris dan terbukti tetap eksis di berbagai kota atau daerah dikutip dari berbagai sumber.

1. Usaha Kuliner Aneka Gorengan

Aneka gorengan seperti bakwan, tahu isi, pisang goreng, ubi goreng, dan tempe goreng ini merupakan kuliner jadul yang paling laris.

Aneka gorengan banyak diminati orang orang karena cocok dimakan saat kapan saja. Usaha ini biasanya selalu ditemui di tempat keramaian, pusat perbelanjaan, dan juga komplek perumahan.

Keuntungan yang akan diperoleh dari usaha ini sangat menjanjikan.

Misalnya harga satuan gorengan Rp.1000 dan terjual sebanyak 200 buah/hari, maka pendapatan kotor yang didapat dalam sehari yaitu Rp1000 x 200 = Rp. 200.000 dan jika dikalikan dalam 30 hari maka akan mendapatkan sekitar Rp.6.000.000.

2. Usaha Kuliner Bakso

Bagi para pecinta kuliner, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya bakso. Tidak ada orang Indonesia yang tidak suka makan bakso.

Makanan yang berbahan dasar terigu dan daging ini masuk dalam usaha kuliner paling laris dimanapun.

Kini, usaha kuliner bakso pun masih sangat diminati dari mulai kalangan bawah maupun atas bisa menikmati bakso dengan sajian yang berbeda-beda.

Dalam satu porsi bakso biasanya laba bersih yang bisa didapatkan usaha warung bakso sebesar Rp 3000. Jika dalam satu hari sobat mampu menjual 70 porsi bakso.

Maka keuntungan bersih yang bisa diperoleh sebesar Rp 210.000/hari (70 porsi x Rp 3000) atau Rp. 6.300.000 /bulan (Rp 210.000 x 30 hari). Keuntungan ini sangat menjanjikan. Belum lagi ditambah dari penjualan minuman dan kerupuk.

3. Usaha Kuliner Roti Bakar

Usaha roti bakar ini tidak perlu memerlukan keahlian khusus karena siapapun bisa menyajikannya.

Modal yang dikeluarkan tidak begitu besar serta bahan baku yang mudah dicari.

Roti bakar pun cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.
Kuliner ini pun termasuk kuliner yang mengalami sedikit modifkasi dengan toping yang beragam.

Jika roti bakar dijual seharga Rp.10.000/porsi dan dalam sehari berhasil menjual 40 pcs artinya pendapatan kotor yang didapatkan sebesar Rp. 400.000/hari dan dalam sebulan penjualan bisa mencapai Rp. 400.000 × 30 = Rp. 12.000.000/bulan.

4. Martabak

Kuliner martabak masuk kedalam daftar usaha kuliner paling laris. Pasalnya martabak ini mampu bertahan dan terus diminati banyak yang ditengah bermunculannya kuliner lain

Seiring dengan berjalannya waktu, martabak manis pun sudah banyak ditemukan di daerah Indonesia dengan topping yang beraneka ragam seperti cokelat, kitkat, keju, kacang, pisang, dan lain sebagainya.

Untuk memulai usaha martabak skala kecil berkisar 15 – 20 jutaan belum termasuk dengan biaya sewa tempat. Modal usaha martabak tergantung dengan konsep, varian martabak yang akan dijual, dan jenis martabaknya.

5. Pempek

Pempek merupakan salah satu usaha kuliner paling laris di Indonesia. Kuliner ini berasal dari Palembang yang sekarang sudah bisa dinikmati di pulau Jawa serta daerah di Indonesia lainnya.

Baca Juga: “Tabola Bale” Guncang Panggung HUT ke-80 RI, Presiden Prabowo Ikut Bergoyang!

Pempek ini berbahan dasar ikan yang dicampur dengan tepung terigu. Tentunya dilengkapi cuka penyedap yang pedas sehingga pempek pun sangat enak untuk di santap.

Jika pempek dijual dengan harga Rp. 8000/porsi, dan berhasil menjual 30 porsi/hari, maka pendapatan kotor yang akan didapatkan 30 x Rp. 8000 = Rp. 240.000/hari, jika dikurangi dengan belanja bahan, maka kemungkinan keuntungan bersih yang didapat mencapai Rp. 240.000 – Rp. 150.000 = Rp. 90.000/hari.

6. Usaha Ayam Goreng.

Selanjutnya usaha kuliner paling laris adalah ayam goreng. Usaha ini banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Hampir di setiap komplek yang ada di Indonesia, pasti ada yang menjual ayam goreng tersebut di gerobak.

Dari berbagai kalangan pun bisa menyatap ayam goreng ini. Rasa dari ayam goreng ini pun tidak kalah dengan ayam goreng yang disajikan di restoran.

Jika ayam goreng dijual dengan harga Rp 8.000/potong dan sehari bisa menjual sebanyak 50 potong maka keuntungan kotor yang didapatkan Rp 8.000 x 50 potong = Rp 400.000/ hari. Dan jika dikalikan 30 hari dalam sebulan maka Rp 400.000 x 30 hari = Rp 12.000.000/ bulan.

7. Pecel Lele

Pecel lele, kuliner asal Indonesia yang paling laris oleh berbagai kalangan. Pecel lele ini sangat mudah ditemukan terutama di jalanan karena menggunakan warung tenda sederhana. Harga yang terjangkau pun menjadi alasan bagi semua orang untuk bisa menyantapnya.

Setelah menghitung besaran modal dari peralatan usaha, bahan baku harian dan biaya operasional bulanan usaha pecel lele, jika dalam sehari berhasil menjual 20 porsi ayam x Rp17.000 = Rp340.000, 8 porsi ikan lele x Rp.15.000 = Rp.120.000, 15 tusuk sate hati ampela x Rp. 5.000 = Rp. 75.000, 20 Es teh x Rp3.000 = Rp60.000, Tahu tempe 30 biji x Rp 1.000 = Rp 30.000.

Maka total penjualan yang dihasilkan Rp 625.000/hari dan jika dikali dengan 30 hari maka total pendapatan kotor nya adalah Rp.18.750.000/bulan.

8. Mie

Mie termasuk makanan yang paling disukai orang Indonesia. Mie tersebut bisa berupa mie rebus, mie aceh, mie sop dan lainnya.

Hal ini bisa dilihat kecendrungan diberbagai daerah pasti ada makanan mie yang ikonik.(sit)

Editor : Redaksi
#Paling Laris #kuliner #indonesia #ide usaha