SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Biasanya para petani sehabis mengupas biji jagung maka bonggol akan jadi limbah, padahal bisa dimanfaatkan menjadi budidaya jamur.
Bonggol jagung bisa dijadikan peluang bisnis sebagai budidaya jamur janggel yang bernilai ekonomi tinggi.
Dilansir dari pasar online, harga jamur jenggel berada pada kisaran Rp20 ribu hingga 25 ribu perkilo.
Bayangkan dengan nilai ekonomi tersebut bahan yang dibutuhkan hanyalah dari limbah yang tidak ada nilainya. Bahkan dengan modal 50 ribu telah berhasil membudidaya jamur jenggel di rumah.
Jamur janggel jagung atau yang akrap disebut jamur jonggol timbuh disela limbah jagung berwarna putih seukuran jempol orang dewasa.
Jamur ini bisa dikonsumsi layaknya jamur tiram dan jamur yang timbuh di jerami padi.
Jamur janggel bisa panen berkali-kali. Dalam satu bulan bisa panen 2 kali yaitu setiap dua minggu sekali.
Rata-rata produksi per hari sebanyak 1 – 1,5 kg dari kotak berukuran 1 x 3 meter. Harga jual jamur di pasaran berkisar antara Rp 18-20 ribu/kg. Keren kan?
Dalam hal pemasaran pun sangat mudah. Bisa dibawa ke pasar tradisional dan pasar modern, bahkan jika usaha jamur yang Anda miliki sudah dikenal, pembeli akan langsung datang sendiri.
Apalagi di zaman teknologi tinggi kini, Anda tinggal memasarkan secara online, maka orderan pun langsung datang sendiri.
Lalu bagaimanakah cara budidaya jamur janggel yang menghasilkan hingga hasil jamurnya besar dan panjang hingga semakin menarik perhatian para pembeli?
Dilansir dari kanal Youtube Agropedia, untuk para pemula yang ingin
membudidayakan jamur janggel, ada beberapa hal yang perlu diketahui.
Karena hal ini akan sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilannyanya nanti, berikut petunjuk teknisnya:
1. Persiapkan Alat Dan Bahan
Cara membuat jamur janggel jagung dimulai dengan mempersiapkan alat dan bahannya. Berikut ini adalah alat dan bahan yang dibutuhkan untuk budidaya jamur janggel janggung:
a. Alat:
1 lembar terpal plastik
Karung goni
Papan berukuran 5m x 1m.
bahan jamur janggel
b. Bahan:
Baca Juga: Nia Ramadhani Pindah ke Singapura?
Bonggol jagung
7 butir ragi
5 kg bekatul.
1 kg urea.
Agar Anda tidak mengeluarkan modal yang tinggi, untuk mendapatkan limbah bonggol jagung bisa didapatkan dari para petani yang biasanya membuang begitu saja bonggol jagung.
Cara Membuat Media Jamur Janggel
Cara membuat jamur dari janggel jagung sangatlah mudah. Dibandingkan dengan jamur tiram maupun jamur merang, pembuatan media jamur janggel adalah yang paling mudah. Tidak membutuhkan alat pres seperti yang dilakukan pada budidaya jamur tiram.
Agar media jamur janggel optimal, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diikuti
Siapkan alas/tempat untuk jamur janggel, dari papan. Pastikan Anda meletakkannya di tempat yang teduh, tidak terkena matahari, dan bebas dari guyuran hujan. Anda bisa memanfaatkan lokasi belakang rumah.
Alasi papan tersebut dengan karung goni. Ini bertujuan untuk menjaga suhu dan kelembaban media agar tetap stabil.
Karung goni dipilih karena mamu menyerap panas dan air dengan baik. Karung goni bisa dibeli di toko kelontong yang biasa digunakan sebagai tempat menyimpan beras.
Tuangkan bonggol jagung diseluruh permukaan karung goni. Lakukan hingga ketinggian bonggol jagung mencapai 15 cm.
Campurkan bekatul, urea, dan ragi kedalam 1 wadah hingga tercampur sempurna.
Taburkan secara merata campuran ½ bagian bekatul, urea, dan ragi tadi keseluruh permukaan janggel.
Aduk janggel jagung dan campuran bahan tersebut.
Taburkan kembali ½ campuran bekatul, urea, dan ragi tadi diatas bonggol jagung. Ulangi pengadukan janggel jagung.
Pengulangan pengadukan ini bertujuan untuk memastikan bahwa agen jamur dan janggel jagung bisa tercampur merata.
Setelah tercampur merata, sirami media dengan air hingga lembab.
Lanjutkan dengan menutupi media janggel jagung tersebut dengan menggunakan terpal hingga tertutup rapat dan sempurna.
Setelah media siap dan ditutup rapat menggunakan terpal, selanjutnya lakukan perawatan agar jamur bisa tumbuh sempurna.
Buka terpal yang menutupi media jamur janggel.
Untuk menjaga kelembaban, lakukan penyiraman air menggunakan sprayer hingga media lembab merata. Setelah selesai disiram, tutup kembali media dengan terpal, agar kelembaban tetap terjaga dan jamur bisa tumbuh.
Lakukan penyiraman saat 1-6 hari setelah dibuat.
Saat hari ke 7, lakukan pemupukan. Anda bisa melakukan pemupukan dengan pupuk organik atau pun pupuk yang cocok untuk budidaya jamur yang bisa diperoleh di toko pertanian.
Jamur yang sudah panen tetap harus selalu dirawat agar hasil panen tetap berlimpah. Dan tetap menghasilkan jamur yang panjang dan besar.
Cara Panen Jamur Janggel Jagung
Setelah proses perawatan selama 10-14 hari, maka sudah saatnya Anda untuk melakukan pemanenan.
Untuk melakukan pemanenan, berikut ini adalah ciri-ciri jamur janggel siap panen dan cara pemanenannya.
panen jamur janggel
a. Ciri-Ciri Jamur Janggel Siap Panen
Masa panen jamur janggel bervariasi. Mulai dari 10-14 hari. Ini tentu saja bergantung dengan kondisi kelembaban dan faktor lingkungan lainnya.
Namun, umumrnya jamur janggel sudah bisa dipanen saat 10-14 hari setelah persiapan media tanam. Lalu, bagaimana ciri-ciri jamur janggel yang siap panen? Ini dia yang harus Anda perhatikan:
Tampak jamur tumbuh diatas permukaan media janggel jagung.
Jamur janggel yang tumbuh seperti pentol korek api, namun lebih besar.
Jamur berwarna putih bersih dan tumbuh seragam.
Pastikan Anda memanen ketika belum tampak payung yang menggelap. Sebab, jamur yang siap panen harus masih putih bersih.
Buka terpal penutup jamur janggel.
Cabuti jamur janggel yang sudah besar dan siap panen secara perlahan.
Proses pencabutan dilakukan disamping media dan jangan sampai merusak/menginjak media budidaya.
Tinggalkan jamur janggel yang berukuran kecil dan belum siap panen.
Letakkan jamur janggel yang sudah dipanen kedalam wadah bersih, untuk selanjutnya bisa dikemas dan dipasarkan.
Tutup kembali media dengan terpal, agar bisa dipanen kembali besok.
Anda bisa melakukan pemanenan setiap hari, ketika jamur sudah besar dan siap panen.
Nah, itu adalah cara buat jamur janggel jagung. Bagaimana? Mudah bukan?
pupuk untuk jamur janggel
Jamur janggel ini bisa menjadi pilihan budidaya jamur yang paling murah, mudah, dan pasti berhasil.
Dengan modal sekitar Rp50ribu Anda sudah mendapatkan panen jamur janggel yang berlimpah. Selamat mencoba. (sit)
Editor : Redaksi