SUMUTPOS.CO - Sebanyak 1.000 orang mengalami luka-luka dan 9 orang dinyatakan tewas pasca gempa berkekuatan 7,2 skala Richter di Taiwan Timur. Namun kabar belakangan, sebanyak 38 pekerja yang saat dalam perjalanan ke sebuah hotel dddinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam pencarian.
Gempa bumi yang terkuat dalam 25 tahun, terjadi pada Rabu (3/4/2024) pagi dan berpusat di wilayah Timur Hualien, yang sebagian besar merupakan wilayah pedesaan dan berpenduduk jarang.
Akibat gempa tersebut, sejumlah gedung di jalanan Taiwan ambruk. Ada juga yang miring hingga hampir rata dengan tanah. Taiwan memiliki salah satu ikon gedung pencakar langit, yaitu Taipei 101. Video yang tersebar di berbagai media juga memperlihatkan gedung setinggi 508 meter itu bergoyang kala gempa menghantam.
Departemen Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan (NFA) menyatakan, otoritas setempat masih mengumpulkan informasi lebih detail soal jumlah korban. NFA dan Pusat Komando Darurat Pusat (CEOC) Taiwan menyebut, sedikitnya 26 gedung atau bangunan dalam kondisi miring atau ambruk usai gempa mengguncang. Sekitar 15 bangunan yang ambruk, menurut CEOC, berada di Distrik Hualien.
Gempa dahsyat kemarin merupakan gempa bumi terkuat dalam 25 tahun terakhir. Di Kota New Taipei, Wali Kota Hou Yu-ih mengamati lokasi runtuhnya gedung mesin cetak itu bersama petugas penyelamat. Kepada wartawan, Yu-ih menyebut 57 orang di dalam gedung berhasil selamat. "Satu orang terluka," jelasnya.
Gempa tersebut juga terasa di sejumlah negara tetangga Taiwan. Di wilayah pesisir selatan Prefektur Okinawa, Jepang, gempa bahkan memicu sejumlah gelombang tsunami kecil.
Seismologi Filipina juga mengeluarkan peringatan bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir. Lembaga itu mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Media pemerintah Tiongkok juga menyatakan gempa terasa di negaranya. Termasuk di Fuzhou, Xiamen, Quanzhou, dan Ningde di Provinsi Fujian, Tiongkok.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia turut mendeteksi gempa bumi yang terjadi di Taiwan. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, berdasar hasil pemodelan tsunami dan analisis, gempa Taiwan menimbulkan tsunami kecil di laut Taiwan dan sekitarnya. Tapi, tidak berdampak signifikan di wilayah Indonesia. "Tidak sampai ke Indonesia," terangnya.(jpc/han)
Editor : Redaksi