Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ini Panggilan P Diddy untuk Cassie Ventura

Juli Rambe • Kamis, 29 Mei 2025 | 21:40 WIB
P Diddy. (Dok: people)
P Diddy. (Dok: people)

 

SUMUTPOS.CO- Sidang kasus perdagangan seks yang melibatkan Sean 'Diddy' Combs atau P Diddy berlanjut pada Rabu (28/5/2025) waktu New York, membuka fakta baru.

Dalam sidang tersebut, menghadirkan mantan stylist P Diddy, Deonte Nash.

Dalam keterangannya, Dante Nash mengatakan panggilan P Diddy pada Cassie Ventura yang sudah pacaraan sejak 2007-2018. 

Diketahui, hubungan itu traumatis buat Cassie, yang juga jadi salah satu saksi penting dalam sidang kasus ini.

Dibeberkan Deonte Nash, sepanjang hubungan pacaran dengan Cassie, P Diddy banyak menggunakan panggilan kotor buatnya. 

Sebut saja b*tch, sl*t, hingga ho, demikian dilansir dari People.

"Cukup sering dia manggil Cassie kayak gitu," kata Nash yang sudah kerja buat P Diddy sejak tahun 2008 sampai 2018.

Diddy juga keukeuh gak mau ganti panggilan buat Cassie. Alasannya juga dibeberkan oleh Nash.

"Kata dia, Cassie emang bukan siapa-siapa, cuma sl*t," lanjut Nash.

Dalam kesaksiannya, dia juga bilang kalau Cassie Ventura sempat masuk ke fase depresi karena nama-nama kotor yang keluar dari mulut P Diddy. 

Gak jarang perempuan 38 tahun itu ngaku sedih juga.

Gak cuma itu, kebiadaban P Diddy ke Cassie diungkap lebih lanjut oleh si stylist. Dia bilang Cassie sering dapat ancaman akan ngebocorin video seksnya, selain juga dipukuli habis-habisan.

"Itu bikin Cassie jadi 'gila'. Dia bisa jadi sangat emosional bahkan diam di rumah aja berhari-hari," lanjut dia.

Kesaksian Deonte Nash menegaskan perlakuan di luar nalar P Diddy ke Cassie Ventura yang pekan lalu diungkap juga oleh Dawn Richard. 

Saat bersaksi di pengadilan, Richard ngaku pernah melihat kekerasan P Diddy ke Cassie, terlebih kalau dia mencoba membela diri.

Menurut Dawn Richard, Diddy akan menarik paksa Cassie Ventura, ditendang, hingga dipukul di bagian mulut. Siksaan fisik itu di luar dari tekanan mental yang dirasakan oleh Cassie sebelum akhirnya berani buka suara dan kasus ini sampai di pengadilan. (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe