Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Trump Pertimbangkan Sanksi Baru terhadap Rusia setelah Serangan Besar di Kyiv

Johan Panjaitan • Senin, 8 September 2025 | 10:35 WIB
ilustrasi: Sebuah bangunan hancur di ukraina akibat serangan rudal Rusia. (FREEPIK)
ilustrasi: Sebuah bangunan hancur di ukraina akibat serangan rudal Rusia. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan akan memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia menyusul serangan besar-besaran yang dilancarkan terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, pada malam 7 September.

Keputusan akhir terkait sanksi ini akan berada di tangan Presiden Donald Trump, demikian dilaporkan RBC.Ukraine mengutip Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett.

Hassett menekankan bahwa kebijakan luar negeri bukan merupakan bagian dari tanggung jawabnya secara langsung. Ia bertugas memastikan bahwa sanksi terhadap negara-negara lain dapat diterapkan secara efektif, seperti yang pernah dilakukan terhadap India.

Namun, ia mengisyaratkan bahwa mengingat kabar "sangat mengecewakan" dari Ukraina, diskusi lanjutan mengenai kemungkinan penambahan sanksi terhadap Rusia tidak dapat dihindari di internal Gedung Putih.

"Berita tadi malam sangat mengecewakan, dan saya yakin akan ada banyak pembicaraan hari ini dan besok tentang tingkat dan waktu penerapan sanksi… Keputusan akhirnya berada di tangan Presiden Trump. Tapi ya, ini benar-benar situasi yang mengecewakan," ujar Hassett.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menegaskan bahwa Washington sejak lama siap untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Rusia. Namun, menurutnya, dukungan dari sekutu-sekutu Eropa sangat penting untuk efektivitas langkah tersebut.

Sebelumnya, pada 5 September, Associated Press melaporkan bahwa sekelompok pejabat Uni Eropa dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Amerika Serikat pada hari Senin mendatang untuk membahas berbagai bentuk tekanan ekonomi terhadap Rusia, termasuk kemungkinan sanksi baru.

Serangan Besar Rusia ke Ukraina

Pada malam 7 September, Rusia meluncurkan serangan udara terbesar terhadap kota-kota di Ukraina, dengan mengerahkan 810 drone dan 13 rudal. Serangan tersebut menargetkan Kyiv, Kremenchuk, Odesa, Zaporizhzhia, Dnipro, dan Kryvyi Rih.

Di Kyiv, sejumlah bangunan tempat tinggal serta Gedung Kabinet Menteri dilaporkan mengalami kerusakan serius. Kebakaran seluas lebih dari 1.000 meter persegi terjadi di beberapa titik. Di Distrik Sviatoshynskyi, sebuah gedung sembilan lantai terkena serangan langsung, menewaskan seorang wanita dan seorang anak kecil serta melukai lebih dari 20 orang.

Secara keseluruhan, serangan tersebut mengakibatkan 4 orang tewas dan 44 lainnya luka-luka di seluruh wilayah Ukraina.(bbs/han)

Editor : Johan Panjaitan
#rusia #donald trump #ukraina #amerika serikat #sanksi baru