SUMUTPOS.CO - Keinginan banyak pasangan yang baru menikah adalah memiliki anak. Namun terkadang, banyak yang butuh waktu lama untuk mendapatkannya. Sebabnya banyak, mulai dari kondisi kesehatan, kurang memahami masa subur, atau belum banyak tau bagaimana posisi seks agar cepat hamil.
Agar cepat hamil, bagi pasangan suami istri harus menjaga kesehatan reproduksi, menerapkan pola makan dan pola tidur yang sehat, serta memantau siklus menstruasi dengan teliti. Selain itu, bagi pasutri juga perlu memahami cara berhubungan intim agar cepat hamil, serta posisi-posisi saat bercinta.
Oleh karena ada beberapa posisi bercinta yang memungkinkan sperma lebih cepat mencapai sel telur dianggap memperbesar peluang kehamilan. Inilah 5 posisi seks agar lebih cepat hamil:
1. Misionaris
Misionaris adalah posisi seks terbaik yang bisa meningkatkan peluang kehamilan. Posisi ini dilakukan dengan cara saling berhadapan.
Biasanya, pria melakukan penetrasi di atas karena memiliki kontrol lebih besar daripada wanita yang berada di bawahnya. Anda bisa meletakkan bantal di bawah pinggul pasangan untuk menciptakan rasa nyaman.
Pastikan untuk melakukan posisi misionaris dengan perlahan dan lembut agar semakin menikmatinya. Posisi ini bermanfaat untuk meningkatkan keintiman dalam hubungan.
2. Doggy Style
Posisi doggy ini, akan membuat proses penetrasi saat berhubungan seks menjadi lebih dalam dibandingkan gaya-gaya lainnya. Karena posisi ini sangat memudahkan aktivitas dan gerakan pada pria saat melakukan penetrasi.
Apabila penetrasi dilakukan lebih dalam, maka sperma yang keluar pun akan lebih dekat dengan leher rahim. Hal inilah yang jadi peluang besar untuk proses pembuahan.
3. Kaki di Atas Bahu
Cara berhubungan intim agar cepat hamil bisa dengan menaikkan kaki berada di atas bahu. Dalam posisi ini, wanita dapat mengangkat dan meletakkan kaki di bahu pasangan.
Kemudian, pria dapat melakukan penetrasi dengan mencondongkan tubuh ke belakang sambil tetap memegang erat kaki pasangan. Posisi kaki di atas bahu dapat memberikan tekanan pada g-spot yang akan lebih merangsangnya
Saat mengangkat kaki, Anda tidak harus meluruskan kaki dalam posisi ini. Sebaliknya, Anda bisa menekuk lutut untuk mengurangi ketegangan pada otot paha belakang dan bokong.
4. Reverse Cowgirl
Anda tahu nggak, kalau ternyata ada lho perempuan yang mempunyai rahim atau kandungan dengan posisi terbalik. Nah, untuk pemilik rahim terbalik, sangat disarankan untuk menggunakan posisi cowgirl terbalik saat berhubungan intim, supaya sperma yang masuk lebih mudah menjangkau rahim.
Cara mempraktikkannya pun sama seperti posisi cowgirl pada umumnya, yaitu perempuan berada di atas pria, namun yang ini dilakukan dengan posisi terbalik saja. Caranya, perempuan berada di atas pria, tapi ia harus membelakangi sang pria.
5. Gaya Gunting
Posisi hubungan intim agar cepat hamil lainnya adalah dengan cara gaya gunting. Gaya ini dilakukan dengan cara wanita dan pria duduk saling berhadapan sambil menyilangkan kaki.
Dalam gaya gunting, pria sebagai pemegang kendali dapat merentangkan kaki dan melakukan penetrasi ke v4gina. Wanita bisa berbaring telentang atau miring sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.
Selain memahami cara berhubungan intim yang tepat, bagi pasangan suami istri juga perlu menjalankan pola hidup sehat. Kombinasi keduanya tentu akan meningkatkan peluang untuk hamil.
Mengonsumsi makanan sehat adalah faktor penting dalam program kehamilan. Nutrisi yang dibutuhkan untuk kehamilan meliputi:
1. Asam Folat
Penting untuk perkembangan sel dan jaringan tubuh, serta mencegah cacat tabung saraf pada janin. Makanan sumber asam folat antara lain bayam, brokoli, kacang-kacangan, jeruk, dan roti gandum.
2. Zat Besi
Membantu mencegah anemia selama kehamilan. Ditemukan dalam daging merah, ayam, ikan, serta makanan tinggi zat besi seperti kacang-kacangan dan sereal diperkaya zat besi.
3. Kalsium
Penting untuk pembentukan tulang dan gigi pada janin. Sumber kalsium meliputi susu rendah lemak, yogurt, keju rendah lemak, serta makanan yang diperkaya kalsium seperti jus jeruk.
4. Protein
Penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta plasenta. Sumber protein meliputi daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
5. Serat
Penting untuk menjaga pencernaan dan mengurangi sembelit yang umum selama kehamilan. Buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan sereal serat tinggi adalah sumber serat yang baik.
6. Vitamin D
Penting untuk penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang janin. Terkena sinar matahari secara teratur, serta mengonsumsi makanan kaya vitamin D seperti ikan berlemak, telur, dan produk susu diperkaya vitamin D.
7. Air
Menjaga tubuh terhidrasi sangat penting selama kehamilan.(bbs/han)