SUMUTPOS.CO - Kebaya merupakan salah satu pakaian tradisional Indonesia yang bernilai seni dan budaya tinggi. Dari dulu hingga saat ini, Kebaya pun telah dijadikan koleksi atasan favorit wanita yang wajib dilemari pakaian, dan menjadi andalan dalam berbagai acara formal, seperti lamaran, kondangan, acara pernikahan hingga wisuda.
Sehingga nggak heran, kenapa banyak wanita selalu membuat kebaya baru setiap memiliki acara spesial. Dalam perawatannya, kebaya memerlukan penanganan secara khusus, agar tetap awet dan tidak mengalami penuruanan kualitas.
Agar tetap awet, cantik dan tahan lama, ada beberapa tips dalam merawat kebayamu, simak ulasannya di bawah ini:
1. Rendam Kebaya dengan Deterjen Maksimal 10 Menit
Anda tidak bisa merendam kebaya selama kamu merendam pakaian kotor lainnya. Cukup rendam kebaya dalam jangka waktu maksimal 10 menit saja. Merendam kebaya terlalu lama justru akan membuat warna kebaya kamu cepat luntur.
2. Cuci dengan Tangan
Meskipun beberapa kebaya dapat dicuci menggunakan mesin, sebaiknya kebaya full payet dicuci secara manual untuk menghindari kerusakan pada payet. Gunakan air hangat dan sabun yang lembut untuk mencuci kebaya. Hindari menggosok payet terlalu keras, cukup gosok secara lembut dengan tangan, terutama pada area yang memiliki payet yang longgar.
3. Bilas sampai bersih dan jemur di tempat yang teduh
Setelah selesai mencuci, langkah selanjutnya adalah pembilasan. Bilas kebaya dengan air dingin hingga semua busa detergen hilang. Ingat, jangan memeras kebaya terlalu kuat untuk meniriskan airnya. Sebab, cara tersebut bisa membuatnya kusut atau berubah bentuk.Untuk pengeringan, sebaiknya dilakukan secara manual dengan menjemurnya di tempat yang teduh. Jangan menggunakan mesin pengering karena dapat membuat warna atau hiasan kebaya menjadi pudar atau rusak.
4. Pakai Air Dingin
Pastikan kebaya tidak dicuci menggunakan air panas karena langkah ini dapat merusak serat kain. Sebaiknya pakai air dingin dan celupkan kebaya ke dalam air selama beberapa menit sebelum dicuci.
5. Jangan Memeras atau Memuntir Kebaya
Ketika hendak menjemur kebaya, jangan memeras atau memuntir kebaya layaknya memeras pakaian biasa. Untuk proses pengeringan, cukup biarkan kebaya kamu mengering dengan sendirinya tanpa perlu diperas untuk meniriskan airnya.
Cara lain adalah dengan membentangkan kebayamu di atas bentangan handuk lalu gulung keduanya secara bersamaan sambil ditekan (tanpa memerasnya) supaya air pada kebaya meresap ke handuk. Buka gulungan handuk dan kebaya di teras dan biarkan hingga kering. Jangan gantung kebaya agar bentuknya tidak berubah. Pasalnya kebaya khususnya kebaya berpayet bersifat berat.
6. Noda Kebaya Hilangkan dengan Air Jeruk Nipis
Jika kebayamu terkena noda, coba bersihkan dengan menggunakan air jeruk nipis. Gosoklah bagian yang terkena noda dengan air jeruk nipis, biarkan hingga meresap, lalu rendam dengan air. Dengan cara ini, noda yang bersarang di kebayamu bakal hilang seketika. Sebab, air jeruk nipis mengandung zat yang bisa mengikis bercak noda dan memelihara warna bahan pakaian.
7. Hindari Terlalu Sering Mencuci Kebaya
Merawat kebaya yang tepat, pertama yang harus diperhatikan adalah jangan terlalu sering mencuci. Perhatikan berapa lama kamu menggunakan kebaya tersebut. Apabila waktu pemakaian kebaya tidak seharian penuh dan tidak terkena keringat, maka kebaya tidak perlu dicuci.
Cukup angin-anginkan saja kebaya ditempat yang teduh. Kebaya yang terlalu sering dicuci justru warna kainnya akan cepat pudar. Selain itu, serat dari kain akan semakin rapuh dan bisa berujung pada kerusakan. Maka dari itu tidak perlu terlalu sering mencuci kebaya.
8. Setrika di Suhu Rendah
Kalau kebaya sudah kering, Anda bisa menyetrikanya menggunakan suhu rendah agar kainnya jadi halus. Jangan lupa pakai alas setrika yang bersih, lalu hindari setrika bagian kebaya yang ada payet atau hiasannya agar tidak rusak.
9. Jangan Menyemprot Parfum ke Kebaya
Biasanya kamu terbiasa untuk menyemprotkan parfum ke seluruh permukaan baju. Hal ini jangan sampai kamu lakukan dengan kebayamu. Tekstur warna kebaya akan rusak jika terus menerus terkena zat yang terkandung dalam parfum.
Jadi, alangkah baiknya kamu semprotkan parfum ke bagian tubuhmu yang bisa menyebarkan bau parfum secara alami, seperti di bagian tengkuk, dada, atau di pergelangan tangan.
10. Simpan dengan Benar
Setelah kebaya benar-benar kering, simpanlah dengan benar agar tetap terjaga keindahannya. Gunakan gantungan baju yang lembut atau bungkus kebaya dengan kain katun bersih untuk mencegahnya terkena debu atau kotoran. Jauhkan kebaya dari benda-benda yang berbau atau berwarna yang bisa mengubah warna atau bau pada kebaya. (bbs/han)