Islam telah mengatur tentang cara mencintai diri sendiri. Bahkan hal tersebut dijelaskan dalam Alquran.
Berikut cara mencintai diri sendiri sesuai pandangan Islam!
Afirmasi positif pada diri sendiri
Afirmasi adalah pernyataan positif yang ditujukan pada diri sendiri. Afirmasi ini dilakukan agar diri sendiri menerima pernyataan positif yang perlahan masuk ke alam bawah sadar dan menjadi sebuah keyakinan baru bahwa diri sendiri bisa melakukan berbagai hal yang diafirmasi atau disampaikan oleh mulut sendiri. Itulah pentingnya berpikir positif dan berkata positif agar alam bawah sadar kita menerima hal itu dan tubuh secara tidak langsung melakukan yang positif juga.
Untuk mempermudah memahaminya, silahkan coba untuk melakukan hal di bawah ini.
"Allah punya rencana yang lebih baik dari apa yang aku rencanakan. Kalaupun aku gagal berarti ada rencana yang lebih baik untukku dan Dia telah menyelamatkanku dari hal yang kurang baik untukku. Kalaupun aku berhasil meraih sesuatu, berarti itu adalah rezeki dan Alah telah menakdirkanku meraihnya. Dialah sebaik-baik perencana daripada aku yang sering bebrbuat dosa.”
“Setiap hamba yang Allah ciptakan pasti istimewa, termasuk aku yang menjadi hambaNya. Aku sempurna dan aku berharga, karena Allah Maha Sempurna dan aku tahu aku hamba dari Yang Maha Sempurna.”
Banyak bersyukur
Bersyukur adalah hal paling mendasar yang ditanamkan dalam diri seorang muslim. Tak heran, hingga dewasa banyak orang yang terus berusaha mempelajari syukur dan mengevaluasi pelaksanaan syukur yang telah mereka lakukan. Dalam Alquran pun Allah telah menjelaskan bahwa “Dan sungguh, telah kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu “bersyukurlah kepada Allah! Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesunggunya Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.”” (Q.S. Luqman ayat 12)
Banyak ayat dalam Alquran yang sebenarnya mengajarkan tentang arti syukur dan hikmah untuk terus bersyukur. Diantara ayat yang sering dijadikan landasan untuk bersyukur adalah Q.S. Ibrahim Ayat 7 yaitu “Dan (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”” Ayat tersebut juga menjadi landasan yang umum digunakan untuk mengingat bahwa syukur bisa mendatangkanbanyak kenikmatan dari Allah. Itulah mengapa cara mencintai diri sendiri sesuai pandangan Islam adalah dengan bersyukur pada hal-hal yang sudah diberikan Allah pada diri sendiri.
Perbanyak ibadah
Jumlah salat wajib yang harus dilakukan seorang muslim adalah 5. Jumlah tersebut bukan sekadar angka yang harus dijalankan seorang muslim, tetapi juga jumlah yang harus diyakini bahwa tiap pergantian waktu dalam satu hari adalah momen seorang muslim sejatinya sedang menghadap Allah dalam keadaan suci. Rutinitas itu sejatinya sudah menjadi terapi khusus bagi umat Islam karena saat salat pikiran harus difokuskan untuk menghadap Allah.
Waktu yang digunakan untuk salat juga sejatinya adalah waktu terbaik untuk bercerita pada Allah. Seorang muslim harus meyakini betul bahwa cara mencintai diri sendiri sesuai pandangan Islam adalah dengan menjadikan Allah satu-satunya pendengar keluh kesah kita dan dalam salat momen untuk menyampaikan apa saja pada pencipta. Niscaya, seluruh doa dan harapan yang disampaikan akan Allah dengan dan kabulkan dengan sebaik-baiknya cara.
Itulah kenapa seharusnya seorang muslim tidak mudah cemas dan khawatir sebab dalam sehari selalu bertemu penciptanya sebanyak 5 kali. Allah telah menjelaskan hal itu dalam Q.S. Al baqarah ayat 45 “Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sunggu berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”
Berhenti membandingkan diri sendiri
Dalam Alquran surat Al Isra ayat 84 yang memiliki arti “Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-maisng” Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.” Hal itu harusnya tidak perlu kamu lakukan lagi karena masing-masing orang punya kelebihan yang sengaja Allah berikan untuk dirinya dan untuk kemanfaatan orang-orang di sekitarnya. Coba temukan kelebihan dirimu dan fokus pada hal tersebut, daripada insecure terus menerus karena melihat pencapaian orang lain. (bbs/ram)