Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usulan Pansus Plasma Dinilai Mandek, IWO Batu Bara Siap Turun ke Jalan

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Ketua PD IWO Batubara Darmansyah dan Penasehat  IWO Zein dan Biro Hukum IWO Zamal Sutiawan SH saat  temu dengan  Intelkam Polres Batubara sampaikan pemberitahuan unjuk rasa, Jumat (8/5/2026). (Liberti H Haloho/Sumut Pos)
Ketua PD IWO Batubara Darmansyah dan Penasehat IWO Zein dan Biro Hukum IWO Zamal Sutiawan SH saat temu dengan Intelkam Polres Batubara sampaikan pemberitahuan unjuk rasa, Jumat (8/5/2026). (Liberti H Haloho/Sumut Pos)

Advertisement

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com-Harapan masyarakat terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan di DPRD Batu Bara mulai berubah menjadi kekecewaan. Janji politik yang sempat mengemuka dalam dua forum resmi dewan kini dinilai tak lebih dari sekadar retorika tanpa realisasi.

Kekecewaan itu disuarakan Ikatan Wartawan Online (IWO) Batu Bara yang memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Batu Bara pada Selasa, 12 Mei 2026.

Advertisement

Ketua IWO Batu Bara, Darmansyah, menilai sikap DPRD yang hingga kini belum juga membentuk Pansus plasma perkebunan menunjukkan lemahnya keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat, khususnya terkait hak-hak plasma yang selama ini menjadi persoalan berkepanjangan di wilayah perkebunan.

“Kesepakatan yang sebelumnya disuarakan anggota dewan ternyata hanya isapan jempol belaka,” tegas Darmansyah, Jumat (8/5/2026).

Sebelumnya, enam fraksi di DPRD Batu Bara pada rapat paripurna Senin (9/2/2026) disebut telah menyepakati usulan agar persoalan plasma perkebunan ditingkatkan pembahasannya dari forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) menjadi Panitia Khusus (Pansus).

Komitmen serupa kembali mencuat dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap LKPj Pemkab Batu Bara Tahun 2025 pada Selasa (31/3/2026). Saat itu, lima fraksi kembali menyuarakan pentingnya pembentukan Pansus Plasma Perkebunan.

Namun hingga memasuki Mei 2026, pembentukan pansus yang dijanjikan belum juga terlihat arah maupun progresnya.

Bagi IWO Batu Bara, situasi tersebut bukan lagi sekadar keterlambatan administratif, melainkan bentuk inkonsistensi politik yang berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Sebagai bentuk keseriusan, IWO Batu Bara mengaku telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa kepada Polres Batu Bara melalui Sat Intelkam pada Kamis (7/5/2026).

“Tindakan ini terpaksa kami lakukan karena sampai sekarang kami tidak melihat adanya langkah nyata dari fraksi-fraksi DPRD untuk mengusulkan pembentukan pansus tersebut,” ujar Darmansyah.

Advertisement

Artikel Terkait

Dugaan Korupsi RSUD Amri Tambunan Masuk Babak Baru, Kejatisu Minta Kejari Deliserdang Tindak Lanjuti Laporan

Dugaan Korupsi RSUD Amri Tambunan Masuk Babak Baru, Kejatisu Minta Kejari Deliserdang Tindak Lanjuti Laporan

Kejatisu meneruskan laporan dugaan korupsi anggaran RSUD Amri Tambunan ke Kejari Deliserdang untuk ditindaklanjuti.

Pemko Binjai Pacu PAD dan Serapan Anggaran, Amir Hamzah Tekankan Akuntabilitas

Pemko Binjai Pacu PAD dan Serapan Anggaran, Amir Hamzah Tekankan Akuntabilitas

Pemko Binjai evaluasi PAD dan anggaran 2026. Amir Hamzah tekankan optimalisasi pendapatan, percepatan program, dan akuntabilitas.

Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah, Pemkab Sergai Gandeng Kejari Lewat Jaksa Sahabat Pendidik

Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah, Pemkab Sergai Gandeng Kejari Lewat Jaksa Sahabat Pendidik

Pemkab Sergai dan Kejari memperkuat transparansi anggaran sekolah melalui Jaksa Sahabat Pendidik untuk mencegah penyimpangan dan pungli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer