SUMUTPOS.CO - Orangtua perlu mengamati perilaku anak dibawah 10 tahun. Pasalnya, rasa penasaran dan kaingintahuan anak-anak, khususnya balita, dengan benda asing, sangat tinggi. Tak heran, banyak kasus ditemukan anak-anak menelan benda asing.
Dalam kondisi yang tidak berbahaya, biasanya benda tersebut akan langsung masuk ke saluran cerna dan keluar lewat feses. Namun bagaimana bila yang tertelan tidak aman, hingga bisa membahayakan kesehatan?
Berikut ini kami akan mengulas apa saja gejala, bahaya hingga cara penanganannya yang dirangkum dari berbagai sumber. Biasanya, anak usia 6 bulan hingga 3 tahun sering menelan benda asing seperti seperti koin, aksesoris, bagian dari mainan, dan benda lainnya.
Untuk itu, harus diwaspadai apabila benda tersebut tersangkut di tenggorokan akan memberikan tanda-tanda sebagai berikut:
-Sulit menelan makanan,
-Sulit berbicara ataupun menangis
-Tiba-tiba tersedak dan sulit bernafas
-Mengeluarkan banyak air liur disertai dengan batuk batuk
-Bunyi nafas seperti terkena mengi
-Sakit perut dan menolak makanan
-Muntah-muntah
Dalam beberapa kasus, objek yang tertelan bisa berupa benda tajam seperti jarum atau peniti di mana dapat menimbulkan rasa sakit. Biasanya anak akan langsung menangis terus-terusan tapi cenderung tidak bersuara.
Apabila benda asing yang ditelan tersangkut di perut, kemungkinan anak akan menunjukkan sejumlah gejala seperti demam, sakit perut, muntah, biasanya disertai dengan darah darah dalam feses.
Nah, pada kasus menelan benda asing yang membuat anak tersedak, anak bisa mencoba untuk batuk secara terus menerus untuk mengeluarkan benda tersebut. Namun, jika anak tidak bisa batuk, berbicara, atau tertawa, segera berikan pertolongan pertama.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Berikan lima pukulan ke belakang;
2. Mulai dengan berlutut di belakang anak.
3. Letakkan lengan di dada anak untuk menopang tubuhnya.
4. Tekuk pinggang anak hingga ia menghadap ke tanah.
5. Berikan lima kali pukulan secara terpisah dengan tumit tangan, tepatnya di antara tulang belikat.
6. Berikan lima kali dorongan dari perut (manuver Heimlich).
7. Berikan lima pukulan dari belakang dan lima dorongan ke perut hingga benda asing keluar.
Namun apabila pertolongan pertama tidak dapat membantu, Anda sebaiknya menelepon nomor darurat setempat. Dokter akan menangani anak yang menelan benda asing dengan mengadakan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui gejala yang dialami pasien.
Agar Anak Anda terhindah dari menelan benda asing, salah satu caranya adalah dengan mengecek bahan mainan bermagnet dan mengawasi anak selama bermain dengan mainan-mainan miliknya.
Berikut beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah anak menelan benda asing: Jauhkan anak dari baterai yang berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh, Bersihkan tempat anak dari benda-benda kecil yang mudah terlepas, seperti kancing baju, Pisahkan antara mainan anak-anak yang lebih dewasa dengan mainan anak-anak yang masih kecil, Edukasi anak untuk tidak memasukkan benda apa pun ke mulut mereka.(bbs/han)
Editor : Redaksi