Sumutpos.jawapos.com-Di era digital saat ini, waktu menatap layar (screen time) menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Meski penggunaan perangkat digital tidak selalu berdampak buruk, studi menunjukkan bahwa paparan layar berlebihan dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental, mulai dari gangguan tidur hingga masalah perilaku makan.
Jika Anda merasa terlalu banyak waktu dihabiskan di depan layar dan ingin menguranginya, dilansir dari healthline.com, ada 8 strategi yang bisa diterapkan secara bertahap dan realistis:
1. Lacak Waktu Layar Anda
Langkah pertama untuk melakukan perubahan adalah mengetahui seberapa besar waktu yang Anda habiskan di depan layar. Sebagian besar perangkat kini memiliki fitur pelacak waktu layar, yang menunjukkan rata-rata penggunaan harian, aplikasi yang paling sering digunakan, hingga seberapa sering Anda membuka perangkat.
Setelah mengetahui aplikasi mana yang menyita waktu terbanyak, Anda bisa menghapus atau membatasi penggunaannya sebagai langkah awal.
2. Aktifkan Mode Greyscale
Mengubah tampilan layar menjadi hitam-putih (greyscale) dapat mengurangi daya tarik visual perangkat Anda. Studi tahun 2023 menunjukkan bahwa pengguna yang mengaktifkan mode greyscale mengalami penurunan penggunaan ponsel secara signifikan.
Dengan tampilan yang tidak menarik secara visual, keinginan untuk terus menatap layar juga menurun.
3. Matikan Notifikasi
Notifikasi yang terus-menerus dapat memicu keinginan membuka ponsel meski tidak diperlukan. Coba atur aplikasi mana yang boleh mengirimkan notifikasi dan aktifkan mode “Do Not Disturb” atau “Focus Mode” untuk membatasi gangguan.
Dengan cara ini, Anda tidak merasa “terpanggil” setiap kali ada bunyi notifikasi masuk.
4. Tetapkan Waktu Bebas Layar
Disiplinkan diri Anda dengan menetapkan waktu tertentu tanpa perangkat, seperti saat makan, sebelum tidur, atau ketika sedang bersama keluarga dan teman.
Menghindari layar sebelum tidur juga terbukti membantu kualitas tidur menjadi lebih baik.
5. Isi Waktu dengan Hobi
Jika ingin mengurangi screen time, Anda perlu mengisi waktu luang dengan aktivitas yang menyenangkan atau produktif.
Beberapa kegiatan yang bisa Anda coba diantaranya adalah melakukan Meditasi atau yoga, Membaca buku, Menulis atau jurnal harian, Kerajinan tangan (merajut, melukis, dll), Belajar bahasa baru, Olahraga ringan atau jalan kaki.
Hobi dapat memberikan kepuasan dan stimulasi mental yang sebelumnya Anda dapatkan dari perangkat digital.
6. Bicarakan dengan Orang Terdekat
Perubahan akan lebih mudah jika dilakukan bersama. Libatkan keluarga atau teman dalam proses ini, agar saling memberi dukungan dan mengingatkan.
Diskusi terbuka juga bisa membantu Anda menyadari pola penggunaan perangkat dan mencari solusi bersama.
7. Gunakan Layar dengan Tujuan Jelas
Daripada terus-menerus scroll tanpa arah, gunakan layar secara sengaja dan terkontrol. Misalnya, tetapkan waktu khusus untuk membaca berita atau berinteraksi di media sosial.
Pertimbangkan juga untuk menyaring akun-akun yang membuat Anda merasa buruk secara emosional, dan fokus pada konten yang bermanfaat dan memberi energi positif.
8. Gunakan Layar Secara Positif
Tidak semua penggunaan layar berdampak negatif. Video call dengan keluarga, menonton film bersama teman jarak jauh, atau mendengarkan musik yang menenangkan adalah contoh penggunaan layar yang bisa memperkuat koneksi sosial dan memperbaiki suasana hati.
Amati bagaimana perasaan Anda setelah menggunakan aplikasi tertentu, dan fokus pada yang memberi manfaat emosional.
Ingat bahwa mengurangi screen time adalah proses. Anda mungkin tidak langsung berhasil dalam semalam, dan itu normal. Beri ruang untuk kegagalan kecil dan terus coba lagi keesokan harinya. Perubahan yang bertahan lama datang dari konsistensi dan kesabaran, bukan kesempurnaan.(han)
Editor : Johan Panjaitan