SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Jika ada tanaman terong yang telah nampak sudah mulai tua dan berhenti berbuah jangan langsung dibuang pohonnya. Karena ia masih bisa berproduksi kembali.
Tanaman terong yang telah tua dan nampak tidak lagi berbuah tidak selalu karena faktor usia, bisa jadi pengaruh kondisi sekitar tanamannya.
Ada beberapa hal yang membuat tanaman terong tak lagi berbuah, bisa jadi akrena masalah kekurangan air, kurang penyerbukan atau hal lain seperti pemupukan dan pemangkasan yang tidak tepat.
Jika hal ini masalahnya, bisa menggunakan Yakult. Bakteri baik dalam Yakult tidak hanya bermanfaat bagi tubuh manusia, ternyata ketika dituang ke tanah bakteri baiknya ikut memberi nutrisi untuk tanaman.
Khasiat Yakult ini dibuktikan saat merenovasi tanaman terong yang sudah tua dan tidak lagi produktif berbuah, tiba-tiba bisa hijau kembali dan berbuah banyak.
Gerakan sederhana mengaplikasikan Yakult pada tanaman terong tua namun ajaibnya satu bulan kemudian terong ungu itu langsung subur dan banyak bunga dan buah.
Dalam proses kinerjanya minuman fermentasi dari susu ini bekerja hampis sama dengan pupuk EM4.
Tak lain karena mengandung mikro organisme fementasi sintetis yang terdiri dari Lactobacillus Sp yang berfungsi meningkatkan kesuburan pada tanaman.
Inilah mengapa tanaman terong yang sudah tua dan tidak produktif kembali kembali bugar bagai tanaman muda berkat dari renovasi yang dilakukan.
Dilansir dari kanal Youtube DIY Garden begini cara melakukan renovasi agar tanaman terong yang telah tua bisa hijau kembali dan kembali banyak buah.
Hal ini bisa dilakukan apda terong yang ditanam di tanah, bahkan bisa juga dilakukan pada tanaman terong yang ditanam dalam media pot.
langkah pertama, petik semua buah yang masih ada, gunting daun dan cabang-cabang yang mulai mengering.
Daun daun terong yang telah berlubang dan tua, digunting, juga dengan ranting yang telah kering agar dicopot dari pohonnya.
Langkah kedua gemburkan tanah pada media tanam terong. Beri pupuk NPK pada pangkal pohon.
Siapkan tiga yoghurt, campur dengan air aduk hingga rata. Siram di pangkal pohon terong secara merata pada bagian tanah dalam pot.
Setelah 20 hari tanaman terong mulai ditumbuhi banyak daun dan bunga. Cabang baru semakin tumbuh dengan daun yang semakin lebat.
Setelah 40 hari terong semakin besar dan telah bisa dipanen. Aplikasikan pupuk buah, hal ini merangsang pertumbuhan bunga.
Pastikan tanaman terong dalam pot tidak ada gulma yang menganggu. Setelah 55 hari terong semakin banyak berbuah dan bisa langsung dipanen.
Pangkas kembali daun-daun tua di sekitaran cabang tanaman terong. Pola gruuming seperti ini untuk merangsang pertumbuhan bunga.
Pada masa 60 hari tanaman terong telah siap dipanen dengan buah yang banyak. Berkat Yakult dan pupuk terong tua yang telah direnovasi kembali muda dan produktif berbuah. (sit)
Editor : Redaksi