Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

2 Cara Budidaya Jamur Dalam Botol Plastik Untuk Konsumsi Rumah Tangga

Redaksi • Kamis, 18 September 2025 | 10:00 WIB

 

Budidaya jamur (Tube Teo Garden).
Budidaya jamur (Tube Teo Garden).

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Membudidaya jamur sendiri di rumah bukan sekedar impian. Karena ternyata hal itu sangat mudah dibuat. Layaknya menanam sayuran untuk kebutuhan rumah tangga.

Membudidaya jamur di rumah untuk konsumsi pribadi memungkinkan untuk dilakukan sekalipun di lahan terbatas. Misalnya dengan menggunakan media botol.

Beberapa jenis bahan bisa dilakukan untuk membudidayakan jamur dalam botol antara lain serbuk gergaji, bekatul dan kapur, biji jamur serta kapas atau kertas sebagai penutup.

Dilansir dari Youtube TEO Garden, inilah langkah-langkah membudidaya jamur tiram dalam botol

Langkah pertama siapkan serbuk kayu, masukkan dalam botol plastik. Jumlah sesuai kebutuhan. Bisa 10 botol atau 20 botol. Sisihkan.

Tutup dan biarkan difermentasi selama 15 hari. Buka kembali botol plastik yang serbuk yang telah difermentasi. Masukkan bibit jamur. Bisa dibeli di toko online. Setelah semuanya telah diisi. Tutup kembali selama 1 bulan.

Setelah satu bulan lamanya, serbuk kayu dalam plastik telah dipenuhi bibit jamur, ditandai seluruh serbuk kayu telah memutih.

Sematkan masing-masing plastik isi serbuk kayu dengan tali. Kemudian gantung masing-masing plastik hingga berderet. Kemudian kembali tutup hingga gelap.

3 Hari kemudian kembali dibuka. Jamur semakin memenuhi plastik. Sayat masing-masing plastik isi serbuk kayu . Selanjtunya tutup kembali. 3 Hari kemudian buka, selanjutnya disiram dengan air bersih. Kemudian tutup kembali.

10 Hari kemudian lumbung tersebut kembali dibuka. Maka Anda akan menemukan jamur yang mulai tumbuh lebat. Jamur pun siap dipanen. Jamur akan tumbh disela plastik yang disayat. Jamur terus akan tumbuh hingga 3 bulan mendatang.

Cara ke dua

Selain itu ada juga cara yang kedua membudidaya jamur dari bahan rumput kering atau jerami, yang merupakan sisa batang padi.

Caranya, sediakan kompor, kuali, rumput kering (bisa juga jerami). Isi rumput kering hingga penuh di dalam kuali. Masukkan air
dingin hingga nyaris penuh. Masak rumput hingga rumput berwarna kecoklatan. Susun dalam keranjang buah.

Siapkan botol galon bekasn. Potong penutup, lubangi bagian bawah galon. Juga bagian tengah hingga berderet. Siapkan embrio jamur, bisa dibeli di toko online.


Masukkan jamur yang telah direbus ke dalam botol galon. tekan agar menyusut. Taburi benih jamur. Kemudian timpa lagi dengan rumput yang baru. Kembali taburi bibit jamur. Lakukan hal tersebut hingga botol galon penuh.

Tutup mulut botol yang telah diisi rumput dengan plastik wrap. Hingga benar-benar tertutup. Kembali lakukan hal yang sama untuk botol-botol lainnya yang ingin ditanam jamur. Susun jamur pada kayu hingga berderet. Lakukan penyiraman dengan air bersih.

12 hari pada sekeliling dalam botol rumput telah ditumbuhi calon jamur, namun masih berbentuk putih. Buka plastik wrap yang menutupi mulut botol. Siram kembali dengan air bersih. Tambahkan diatas jamur cocopeat hingga menutupi bagian atas. Siram kembali.

24 hari kemudian jamur telah mulai tumbuh disela botol. Lakukan penyiraman kembali. 45 hari kemudian jamur pun telah tumbuh merata di sekeliling botol. Jamur siap panen. Inilah 2 cara budidaya jamur konsumsi yang patut untuk dicoba. (sita)

Editor : Redaksi
#budidaya #rumah tangga #jamur #botol #cara