Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bukan Soal Sikatnya, Ini Kunci Sebenarnya Menjaga Kesehatan Gigi

Johan Panjaitan • Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40 WIB
ILUSTRASI: Bukan soal sikat giginya, tapi cara agar gigit tetap sehat. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Bukan soal sikat giginya, tapi cara agar gigit tetap sehat. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Perdebatan soal memilih sikat gigi elektrik atau manual kerap muncul di tengah masyarakat. Sebagian orang menganggap teknologi elektrik lebih unggul, sementara yang lain tetap setia pada cara konvensional. Namun, benarkah jenis sikat gigi menentukan kesehatan gigi dan mulut?

Dilansir dari rbc.uraina, seorang dokter gigi, Iryna Pilkh, menegaskan bahwa kunci utama perawatan gigi bukan terletak pada kecanggihan alat, melainkan pada kebiasaan dan teknik menyikat gigi yang benar.

Menurut Pilkh, siapa pun bisa memiliki gigi yang sehat selama menyikat gigi dilakukan secara rutin dan dengan teknik yang tepat. Jenis sikat—baik elektrik maupun manual—hanya berperan sebagai alat bantu.

“Yang terpenting adalah kemauan dan konsistensi. Tidak masalah apakah sikat giginya elektrik atau manual, yang menentukan adalah seberapa sering dan seberapa benar gigi disikat,” ujarnya.

Ia menekankan, menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar jauh lebih berdampak dibanding sekadar mengganti sikat gigi dengan model terbaru.

Elektrik dan Manual Sama-Sama Efektif

Pilkh menilai, baik sikat gigi elektrik maupun manual memiliki efektivitas yang setara. Pemilihan sepenuhnya bergantung pada kenyamanan dan preferensi pribadi.

Sebagai contoh, dalam keluarganya sendiri terdapat variasi penggunaan sikat gigi. Ia menggunakan sikat manual, suaminya memilih sikat elektrik, sementara anak-anak mereka berganti-ganti sesuai suasana hati. Meski demikian, seluruh anggota keluarga tetap memiliki kondisi kesehatan gigi dan mulut yang baik.

“Indikator terbaik bukan jenis sikatnya, tapi hasilnya—mulut yang sehat,” tegasnya.

Hindari Sikat Terlalu Keras dan Aksesori Berlebihan

Pilkh juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda menggunakan sikat gigi dengan bulu terlalu keras atau tambahan karet agresif. Jika teknik menyikat kurang tepat, jenis sikat seperti ini justru berisiko merusak gusi dan enamel gigi.

Ia menyarankan memilih sikat gigi yang sederhana namun fungsional: bulu lembut atau sedang, bentuk kepala yang nyaman, dan tanpa fitur yang tidak perlu.

“Semakin sederhana sikat gigi, sering kali justru semakin efektif,” jelasnya.

Kunci Senyum Sehat

Pada akhirnya, kesehatan gigi tidak ditentukan oleh teknologi, melainkan oleh disiplin. Menyikat gigi secara teratur dua kali sehari, melakukannya dengan hati-hati, serta rutin memeriksakan gigi ke dokter merupakan fondasi utama menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Dengan pendekatan tersebut, senyum sehat tetap dapat terjaga—baik menggunakan sikat gigi elektrik maupun manual.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#kesehatan #gigi #Konvensional #Elektrik #manual #sikat gigi #mulut