Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jangan Sembarangan Pilih Warna Dinding, Bisa Bikin Stres!

Redaksi • Kamis, 12 Februari 2026 | 20:29 WIB
ilustrasi, pemilihan warna untuk dinding ternyata mempengaruhi emosi, bahkan bisa stres. (freepik.com)
ilustrasi, pemilihan warna untuk dinding ternyata mempengaruhi emosi, bahkan bisa stres. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Warna dinding terkesan sepele, nyatanya bisa memengaruhi emosi seseorang yang tinggal di dalamnya. Bahkan, bisa stres.

Melansir Living Etc, Kamis (13/2/2026), para ahli menyusun daftar warna yang cenderung memicu stres saat digunakan di dinding ruangan tertentu.

Berikut di antaranya:

1. Warna neon
Warna-warna terang yang menyala bisa merangsang area pemrosesan sensori visual di otak.

Aktivasi ini menyebabkan peningkatan gairah sistem saraf simpatik dan peningkatan hormon stres.

Dalam jangka pendek, berada di dalam ruangan dengan nuansa warna neon sebenarnya tidak menjadi masalah.

Namun, dalam jangka panjang, warna menyala ini dapat mengganggu respons stres tubuh.

Lebih baik aplikasikan warna neon secukupnya.

Hindari penggunaan warna neon pada ruang yang dihadirkan untuk keperluan relaksasi, seperti kamar tidur.

2. Putih terang
Warna putih terang bisa memberikan kesan dingin dan membosankan. Dalam feng shui, warna putih terang memiliki energi tinggi dan tidak terlalu santai.

Memang, warna putih terang kerap diasosiasikan dengan nuansa klinis dan steril seperti di rumah sakit.

Warna ini diketahui memicu peningkatan kadar hormon kortisol pemicu stres.

Sebaiknya, jangan berikan warna putih seutuhnya pada ruangan. Warna putih yang terang umumnya kurang kondusif untuk relaksasi.

3. Merah
Menurut psikolog warna, merah bisa meningkatkan detak jantung, stimulasi yang berlebihan, dan membangkitkan perasaan cemas serta agresif.

Hindari penggunaan warna merah untuk ruang istirahat seperti kamar tidur, ruang bermain anak-anak, area belajar, dan ruang keluarga.

Warna merah bisa untuk ruang makan dan restoran karena dapat merangsang selera makan dan membangkitkan energi di ruangan yang tenang.

4. Kuning cerah
Kuning cerah atau bright yellow sering dikaitkan dengan keceriaan. Namun di sisi lain, kuning cerah juga dikaitkan dengan perasaan frustrasi dan mudah tersinggung.

Cukup gunakan warna kuning cerah sebagai aksen, tapi tidak sebagai warna utama.

Jika dipadukan dengan warna yang tepat, warna kuning dapat memancarkan suasana yang menyenangkan.

Namun sebaiknya, gunakan sedikit saja warna kuning cerah di ruangan relaksasi karena dapat mengganggu.

5. Hitam
Warna hitam memang elegan. Tapi, warna hitam juga bisa terasa menindas dan menimbulkan perasaan sedih jika digunakan secara berlebihan. (lin)

 

Editor : Redaksi
#warna dinding #Kesehatan Mental #Tips interior #desain rumah #psikologi warna