Lemari Sering Berjamur? Coba Trik Murah Ini, Cuma Pakai 2 Bahan di Rumah

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Seorang wanita merapikan pakaiannya di lemari. (Freepik.com/Ilustrasi)
Seorang wanita merapikan pakaiannya di lemari. (Freepik.com/Ilustrasi)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – Lemari pakaian yang lembap bukan sekadar menimbulkan bau pengap. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menjadi tempat ideal bagi jamur untuk tumbuh dan menyebar hingga merusak pakaian, sepatu, maupun bagian dalam lemari.

Masalah ini kerap muncul akibat sirkulasi udara yang buruk, kelembapan tinggi, serta pakaian yang masih sedikit basah ketika disimpan. Kondensasi pada permukaan yang dingin juga dapat memperparah kondisi tersebut.

Karena itu, menjaga lemari tetap kering menjadi langkah penting sebelum jamur berkembang semakin luas.

Manfaatkan Beras untuk Menyerap Kelembapan

Dilansir dari laman RBC.Ukraina, ada cara sederhana yang bisa dicoba tanpa harus membeli alat penghilang kelembapan berharga mahal.

Baca Juga: Jangan Jadi Orang Tidak Tahu Diri, Ini Ciri-cirinya

Pakar kebersihan sekaligus blogger Chantel Mila menyarankan penggunaan beras mentah dan minyak esensial lemon untuk membantu mengurangi kelembapan di dalam lemari.

Caranya cukup mudah. Masukkan beras mentah ke dalam kantong kain kecil yang memiliki tali pengikat. Kemudian, tambahkan sedikit minyak esensial lemon ke dalamnya dan letakkan kantong tersebut di dalam lemari.

Beras dikenal dapat menyerap kelembapan. Dalam ruang tertutup seperti lemari, bahan tersebut dapat membantu mengurangi kadar air di udara dan menjaga kondisi ruang penyimpanan tetap lebih kering.

Sementara itu, minyak esensial lemon memberikan aroma segar sehingga lemari tidak mudah berbau pengap.

“Tidak ada yang pernah mengajarkan cara ini,” ujar Chantel Mila, menggambarkan metode sederhana tersebut.

Jaga Kelembapan Lemari

Pakar perbaikan rumah Tim Warren menyebut tingkat kelembapan ideal di dalam lemari berada pada kisaran 40 hingga 60 persen. Menjaga kelembapan dalam rentang tersebut dapat membantu menciptakan lingkungan yang kurang mendukung pertumbuhan jamur.

Namun, penggunaan beras bukan berarti dapat menggantikan penanganan jika jamur sudah tumbuh dalam jumlah banyak. Lemari tetap perlu dibersihkan dan dikeringkan secara menyeluruh, sementara sumber kelembapan harus ditemukan dan diatasi.

Baca Juga: Empat Wartawan Sabet Juara Catur Gembira Piala Bupati Labusel

Selain beras, terdapat beberapa bahan sederhana lain yang dapat digunakan sebagai alternatif penyerap kelembapan, seperti baking soda, silica gel, dan arang aktif.

Baking soda juga dapat membantu menyerap kelembapan sekaligus mengurangi bau tidak sedap. Sementara silica gel dan arang aktif dapat ditempatkan dalam wadah atau kantong yang sesuai untuk membantu menjaga ruang penyimpanan tetap kering.

Yang tak kalah penting, jangan langsung memasukkan pakaian yang masih lembap ke dalam lemari. Berikan sirkulasi udara yang cukup dan sesekali buka pintu lemari agar udara di dalamnya berganti.

Dengan langkah sederhana tersebut, kelembapan dapat lebih terkontrol dan risiko jamur merusak koleksi pakaian bisa ditekan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. (net/han)

Editor : Johan Panjaitan
pakaian lemari lembab bau Trik jamur