sumutpos.jawapos.com - Adalah kenyataan ketika orang meninggal akibat keracunan karbon monoksida alias gas CO. Dan, itu terjadi di dalam rumah.
Artinya, hal ini tentu mengingatkan kita untuk lebih waspada terhadap sumber-sumber karbon monoksida yang ada di dalam rumah.
Melansir Healthline, Kamis (27/8/2026), karbon monoksida merupakan gas tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa yang dihasilkan saat bahan bakar terbakar.
Bahan bakar yang dimaksud, antara lain kayu, bensin, arang, gas alam, hingga minyak tanah.
Baca Juga: Yamaha Dukung Turnamen Catur SIWO PWI-STOK Bina Guna
Paparan karbon monoksida dalam kadar tinggi dan dalam jangka waktu lama bisa mencegah tubuh menggunakan oksigen dengan benar.
Ini bisa membahayakan otak, jantung, dan organ lainnya, bahkan menyebabkan kematian.
Berikut beberapa sumber karbon monoksida di dalam rumah:
1. Alat yang menggunakan gas
Setiap peralatan yang menggunakan gas alam atau propana dapat melepaskan karbon monoksida.
Peralatan tersebut, antara lain kompor, oven, hingga mesin pengering pakaian.
2. Tungku kayu
Beberapa rumah mungkin ada yang menggunakan tungku kayu. Ini juga bisa jadi sumber karbon monoksida.
Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Buru Sejarah 47 Tahun di Perempat Final AVC Continental
Pastikan ventilasi di rumah berfungsi dengan baik agar asap tidak berkumpul di dalam ruangan.
3. Pemanas air
Mesin pemanas air, terutama yang menggunakan bahan bakar gas, juga bisa mengeluarkan karbon monoksida dalam kadar berbahaya.
Pastikan ventilasi atau exhaust fan di kamar mandi Anda berfungsi dengan baik.
4. Generator portabel
Beberapa rumah mungkin memiliki generator portabel untuk menyediakan sumber daya listrik darurat saat mati lampu.
Namun proses pembakaran dalam generator perlu diperhatikan karena menghasilkan karbon monoksida.
Untuk menghindari paparan karbon monoksida, pastikan generator ini ditempatkan di luar ruangan dan jauhkan dari jendela ataupun pintu.
5. Asap knalpot mobil di garasi
Jika rumah Anda memiliki garasi tertutup, pertimbangkan untuk memanaskan mesin mobil di area terbuka.
Baca Juga: PON Pantai 2026 Resmi Hadir, Ancol Jadi Arena Sejarah Olahraga Pantai Indonesia
Pasalnya, asap knalpot dari mobil yang terparkir di garasi dapat meresap ke dalam rumah, apalagi jika ada retakan atau celah di dinding dan pintu.
Menghidupkan mesin mobil di dalam garasi dengan pintu terbuka sekalipun, masih bisa menyebabkan kadar karbon monoksida meningkat karena bercampur dengan sirkulasi udara di dalam ruangan.
6. Asap rokok
Asap rokok juga merupakan sumber utama karbon monoksida, bahkan jauh lebih tinggi ketimbang bahan bakar lain. Sebaiknya, hindari merokok di dalam ruangan tertutup.
7. Alat panggang arang
Satu lagi, menggunakan panggangan arang di dalam ruangan atau di ruang setengah tertutup seperti garasi dapat menghasilkan kadar karbon monoksida berbahaya. (lin)