sumutpos.jawapos.com - Saat bepergian tapi tidak menginap di rumah saudara atau kenalan, memesan hotel adalah langkah tepat. Namun, seaman apakah pilihan itu?
Maksudnya, menginap di hotel umumnya aman, tetapi tetap penting untuk menjaga kewaspadaan, terutama jika bepergian sendiri atau berada di kota yang belum pernah dikunjungi.
Melansir Yahoo Travel, Senin (14/9/2026), selain mengandalkan sistem keamanan hotel, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko selama menginap.
Baca Juga: Tak Perlu Sok dan Gaya-gayaan, Sebaiknya Jangan Minum Kopi di Pesawat!
Berikut tips untuk menginap di hotel:
1. Reputasi baik
Luangkan waktu untuk membaca ulasan tamu sebelum mulai memesan hotel.
Perhatikan komentar tentang keamanan, kebersihan, pencahayaan, hingga pelayanan staf.
Hotel dengan sistem keamanan yang baik biasanya memiliki akses masuk terbatas, kamera CCTV, serta area yang terang, sehingga tamu bisa merasa lebih nyaman selama menginap.
2. Waktu check-in
Jika memungkinkan, datanglah saat siang atau sore hari. Selain suasana masih ramai, kamu juga lebih mudah mengenali lingkungan sekitar hotel.
Baca Juga: KONI Tebingtinggi Matangkan Sport Fest 2026, Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus 2026–2030
Check-in pada jam operasional normal biasanya membuat proses lebih nyaman dibanding datang saat hotel hanya dijaga sedikit petugas.
3. Pilihan kamar
Kamar di lantai dasar umumnya lebih mudah diakses dari luar. Sebaiknya pilih kamar di lantai dua hingga enam karena dinilai lebih aman sekaligus masih mudah dijangkau jika terjadi keadaan darurat.
Jika memungkinkan, pilih kamar yang jauh dari tangga darurat, lift, atau pintu penghubung dengan kamar lain.
4. Nomor kamar
Tamu dianjurkan untuk menjaga kerahasiaan nomor kamar. Saat menerima kartu akses, pastikan nomor kamar tidak disebutkan dengan suara keras oleh petugas resepsionis.
Simpan kartu kamar dan catatan nomor kamar secara terpisah agar tidak memudahkan orang lain mengetahui lokasimu apabila kartu tersebut hilang.
5. Periksa kamar
Setelah masuk kamar, jangan langsung bersantai. Nyalakan seluruh lampu, lalu periksa kamar mandi, lemari, bawah tempat tidur, dan area lain untuk memastikan semuanya aman.
Pastikan juga jendela, pintu balkon, serta kunci kamar berfungsi dengan baik. Jangan lupa melihat jalur evakuasi dan lokasi tangga darurat terdekat agar tidak panik jika terjadi keadaan darurat.
6. Pengunci pintu
Saat sudah berada di dalam kamar, aktifkan seluruh sistem pengunci yang tersedia, seperti deadbolt atau rantai pengaman.
Jika membawa door stopper atau kunci pintu portabel, alat tersebut juga bisa menjadi lapisan keamanan tambahan.
Hindari membuka pintu jika ada orang yang mengaku sebagai petugas hotel tanpa melakukan konfirmasi ke resepsionis terlebih dahulu.
7. Barang berharga
Gunakan brankas di dalam kamar untuk menyimpan paspor, uang tunai, perhiasan, atau barang elektronik kecil.
Sebelum digunakan, pastikan brankas berfungsi dengan baik dan gunakan kode PIN yang kamu buat sendiri.
Bila brankas tidak tersedia atau rusak, tanyakan kepada pihak hotel mengenai alternatif penyimpanan yang lebih aman.
8. Lokasi
Mengunggah foto kamar atau membagikan lokasi hotel saat masih menginap dapat meningkatkan risiko keamanan.
Sebaiknya tunggu hingga perjalanan selesai sebelum membagikan detail lokasi di media sosial.
9. Perlengkapan darurat
Membawa perlengkapan sederhana seperti hand sanitizer, tisu disinfektan, obat pribadi, senter kecil, atau alarm pintu portabel bisa membantu meningkatkan rasa aman dan nyaman selama menginap.
Perlengkapan ini juga berguna jika terjadi situasi yang tidak terduga.(lin)
Editor : Redaksi