sumutpos.jawapos.com - Harapannya menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar dan tahan lama, tapi kenapa cepat busuk?
Melansir Centre for Food Safety, Rabu (22/9/2026), sayuran cepat busuk meski disimpan di kulkas ini berkaitan dengan cara penyimpanan yang kurang tepat.
Ini karena setiap jenis sayuran memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi daya simpannya.
Penyimpanan yang benar tidak hanya menjaga kesegaran, tetapi juga membantu mempertahankan rasa dan tekstur sayuran.
Berikut kesalahan saat menyimpan sayuran di kulkas:
1. Mencuci sayuran sebelum disimpan
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah mencuci sayuran setelah dibeli lalu langsung menyimpannya dalam plastik atau wadah kedap udara.
Baca Juga: Abdul Rahim Siregar Bantah Penyalahgunaan Anggaran Wasbang dan Sosper
Kebiasaan ini dianggap praktis karena sayuran sudah bersih ketika ingin digunakan.
Namun, menyimpan sayuran dalam kondisi basah dapat menciptakan lingkungan yang terlalu lembab.
Kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur, terutama pada sayuran berdaun hijau yang mudah layu serta berlendir.
Sebaiknya, cuci sayuran hanya saat akan dimasak atau dikonsumsi. Jika harus mencucinya lebih awal, pastikan sayuran sudah benar-benar kering sebelum disimpan.
Gunakan kantong berlubang atau wadah yang tidak terlalu rapat dengan tambahan tisu dapur untuk menyerap kelembaban berlebih.
2. Membungkus sayuran langsung dengan koran
Membungkus sayuran menggunakan koran merupakan kebiasaan lama yang masih sering dilakukan karena dianggap mampu menyerap kelembapan.
Baca Juga: Kuasa Hukum Enda Simakasura Klaim Keterangan Saksi Proyek Waterfront City Konsisten
Meski terlihat efektif, cara ini kurang disarankan.
Tinta pada koran mengandung berbagai senyawa kimia, seperti pelarut, pigmen, dan bahan pengikat yang berpotensi berpindah ke permukaan sayuran.
Zat tersebut mungkin tidak terlihat secara langsung, tetapi paparan dalam jangka panjang sebaiknya dihindari.
Sebagai alternatif, gunakan kain bersih atau tisu dapur berwarna putih sebelum memasukkan sayuran ke dalam kantong berlubang.
3. Menyimpan sayuran bersama buah
Mencampur buah dan sayuran dalam satu tempat juga termasuk kesalahan yang perlu diperhatikan.
Beberapa buah seperti apel dan pir menghasilkan gas etilen, yaitu gas alami yang membantu proses pematangan.
Baca Juga: Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Jika disimpan bersama sayuran yang sensitif terhadap etilen seperti brokoli, mentimun, dan sayuran hijau, gas tersebut dapat mempercepat perubahan warna, membuat sayuran layu, hingga lebih cepat rusak.
Sebaiknya, pisahkan tempat penyimpanan buah dan sayuran.
Simpan buah dalam wadah tersendiri atau bungkus terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
4. Memasukkan semua jenis sayuran
Tidak semua sayuran membutuhkan suhu dingin untuk tetap segar.
Beberapa jenis sayuran seperti kentang, ubi, bawang putih, bawang merah, talas, dan labu justru lebih baik disimpan pada suhu ruang.
Menyimpan jenis sayuran tersebut di kulkas dapat mengubah tekstur, mengurangi cita rasa, bahkan mempercepat kerusakan.
Baca Juga: Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian Bantah Dugaan Korupsi Anggaran Wasbang yang Dilaporkan KAMMI Sumut
Pada kentang, suhu dingin dapat mengubah pati menjadi gula sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan akrilamida saat dimasak dengan suhu tinggi seperti digoreng atau dipanggang.
Simpan jenis sayuran tersebut di tempat yang sejuk, kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.
5. Membekukan tanpa proses blanching
Sebagian orang memilih membekukan sayuran seperti jagung, kacang polong, brokoli, atau kembang kol agar lebih tahan lama.
Namun, langsung memasukkan sayuran mentah ke freezer tanpa proses yang tepat bisa menurunkan kualitasnya.
Pembekuan tanpa blanching tidak menghentikan aktivitas enzim secara maksimal.
Baca Juga: Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian Bantah Dugaan Korupsi Anggaran Wasbang yang Dilaporkan KAMMI Sumut
Akibatnya warna, tekstur, dan rasa sayuran dapat berubah meskipun sudah berada dalam kondisi beku.
Lakukan blanching dengan merebus sayuran selama sekitar 2-3 menit, kemudian segera masukkan ke air es sebelum dibekukan.
Proses ini membantu mempertahankan kualitas sekaligus mengurangi jumlah mikroorganisme pada permukaan sayuran.(lin)
Editor : Redaksi