Jangan Dianggap Sepele, Pinggang Pegal Saat Mengemudi Bisa Dipicu 5 Hal Ini

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 11:01 WIB
pengaturan jok mobil saat menyetir bisa mengakibatkan pinggang terasa sakit. (Ilustrasi/Freepik)
pengaturan jok mobil saat menyetir bisa mengakibatkan pinggang terasa sakit. (Ilustrasi/Freepik)

 

Sumutpos.jawapos.com-Perjalanan jauh dengan mobil seharusnya menjadi aktivitas yang nyaman. Namun, posisi duduk yang kurang tepat, kondisi kendaraan, hingga terlalu lama berada di balik kemudi bisa membuat pinggang terasa pegal bahkan nyeri.

Keluhan tersebut sering dianggap sepele. Padahal, rasa tidak nyaman pada pinggang ketika mengemudi dapat mengganggu konsentrasi. Tubuh menjadi kaku, mudah lelah, dan fokus terhadap kondisi jalan pun bisa menurun.

Dilansir dari laman Suzuki,  sangat penting mengetahui apa yang sebenarnya membuat pinggang cepat pegal saat duduk di jok mobil. Dengan mengetahui penyebabnya, pengemudi dapat menentukan langkah yang tepat untuk mengurangi keluhan sekaligus menjaga kenyamanan selama perjalanan.

1. Posisi Duduk Tidak Tepat

Posisi duduk menjadi salah satu faktor paling umum yang membuat pinggang cepat pegal ketika mengemudi.

Jok yang terlalu dekat atau terlalu jauh dari setir dapat membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi. Begitu pula dengan ketinggian jok dan sudut sandaran yang tidak sesuai.

Baca Juga: Pertamina Sumbagut Kembali Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Banjir Galodo Solok

Tekanan tersebut bukan hanya dirasakan pinggang. Kaki, bahu, hingga tangan juga dapat mengalami ketegangan karena posisi tubuh tidak berada dalam kondisi yang ideal.

Karena itu, sebelum mulai berkendara, luangkan waktu untuk menyesuaikan posisi jok dan setir agar tubuh tetap nyaman.

2. Suspensi Mobil Mulai Aus

Jangan hanya menyalahkan jok ketika pinggang terasa pegal. Kondisi suspensi mobil juga patut diperiksa.

Suspensi berfungsi membantu meredam getaran dan hentakan ketika mobil melaju, terutama saat melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Jika suspensi mulai aus atau mengalami kerusakan, kemampuan meredam guncangan akan berkurang. Hentakan dari jalan pun lebih mudah terasa hingga ke tubuh pengemudi.

Dalam perjalanan jauh, kondisi tersebut dapat membuat pinggang dan bagian tubuh lainnya lebih cepat lelah.

3. Terlalu Sering Melewati Jalan Rusak

Jalan berlubang dan permukaan jalan yang tidak rata juga bisa menjadi penyebab pinggang cepat pegal.

Guncangan yang terjadi berulang kali membuat tubuh menerima tekanan secara terus-menerus. Bahkan ketika sistem suspensi masih dalam kondisi baik, perjalanan melalui jalan rusak tetap dapat mengurangi kenyamanan.

Baca Juga: Garuda di Ambang Sejarah! Indonesia Diprediksi Tekuk Thailand 2-1 di Final

Jika tersedia rute alternatif yang lebih baik, memilih jalan dengan kondisi lebih mulus bisa menjadi pilihan. Namun jika jalan rusak tidak dapat dihindari, kurangi kecepatan agar hentakan yang diterima tubuh tidak terlalu keras.

4. Terlalu Lama Mengemudi Tanpa Istirahat

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam membuat otot tubuh, termasuk di sekitar pinggang, mengalami ketegangan.

Masalahnya semakin terasa ketika pengemudi terus melanjutkan perjalanan tanpa berhenti untuk beristirahat atau melakukan peregangan.

Pada perjalanan jauh, berhenti sejenak bukan hanya soal mengistirahatkan kendaraan. Tubuh juga membutuhkan kesempatan untuk bergerak dan mengubah posisi.

Luangkan waktu untuk turun dari mobil, berjalan sebentar, dan melakukan peregangan ringan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

5. Dukungan Pinggang pada Jok Kurang

Desain jok yang tidak memberikan dukungan memadai pada bagian pinggang juga dapat memicu rasa pegal.

Ketika terdapat ruang kosong antara punggung bawah dan sandaran jok, otot di sekitar pinggang dapat bekerja lebih keras untuk menopang tubuh.

Salah satu solusinya adalah menggunakan bantalan penyangga pinggang yang sesuai. Bantalan tersebut dapat membantu mengisi ruang kosong sekaligus memberikan dukungan tambahan pada bagian punggung bawah.

Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan bentuk tubuh dan desain jok. Bantalan yang terlalu tebal justru dapat membuat posisi duduk tidak nyaman.

Cara Mengurangi Pinggang Pegal Saat Mengemudi

Setelah mengetahui penyebabnya, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk membuat posisi berkendara lebih nyaman.

Atur Posisi Jok dan Setir

Sesuaikan jarak jok dengan setir berdasarkan postur tubuh. Posisi tubuh sebaiknya tetap nyaman, dengan lutut tidak terlalu tertekuk dan tangan tidak harus menjangkau setir terlalu jauh.

Ketinggian jok juga perlu diperhatikan agar pandangan ke jalan tetap optimal. Sandaran sebaiknya menopang tubuh dengan baik, sementara jarak antara tubuh dan setir harus tetap aman.

Baca Juga: Bawa Peta dan Akta 1906, Zhuriat Kedatukan Limapuluh Ungkap Jejak Sipare-Pare

Penyesuaian ini penting karena posisi berkendara yang nyaman bukan hanya mengurangi tekanan pada pinggang, tetapi juga membantu menjaga kontrol kendaraan.

Periksa Suspensi Jika Hentakan Terasa Berlebihan

Jika mobil terasa lebih keras ketika melewati jalan tidak rata atau guncangan terasa tidak seperti biasanya, jangan abaikan kondisi tersebut.

Suspensi yang aus sebaiknya diperiksa dan diperbaiki sebelum kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh. Selain meningkatkan kenyamanan, kondisi suspensi yang baik juga berhubungan dengan stabilitas dan keamanan kendaraan.

Kurangi Kecepatan di Jalan Rusak

Tidak selalu tersedia jalan alternatif. Ketika harus melewati jalan yang rusak, mengurangi kecepatan dapat membantu mengurangi hentakan yang diterima kendaraan dan tubuh.

Hindari pula melakukan manuver secara mendadak. Berkendaralah dengan lebih tenang sambil memperhatikan kondisi permukaan jalan di depan.

Beristirahat Secara Berkala

Jangan memaksakan diri mengemudi ketika tubuh mulai terasa lelah atau pinggang mulai pegal.

Berhentilah secara berkala untuk mengistirahatkan tubuh. Lakukan peregangan ringan pada kaki, pinggang, bahu, dan leher agar otot tidak terus berada dalam posisi yang sama.

Gunakan Bantalan Pinggang Jika Diperlukan

Bantalan pinggang dapat menjadi pilihan bagi pengemudi yang merasa dukungan pada jok belum cukup.

Fungsinya membantu menopang bagian punggung bawah sehingga tubuh tidak terus-menerus menahan beban dalam posisi yang sama.

Selain bantalan pinggang, dukungan pada bagian kepala dan leher juga perlu diperhatikan. Intinya, seluruh pengaturan jok harus membuat tubuh mendapatkan penopang yang cukup tanpa mengganggu kendali terhadap kendaraan.

Jangan Anggap Pegal Sebagai Hal Sepele

Pinggang pegal setelah mengemudi memang tidak selalu menunjukkan adanya masalah serius. Namun, jika keluhan terus berulang, semakin berat, atau disertai gejala lain, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Yang paling penting, jangan hanya fokus pada jok. Periksa pula posisi duduk, kondisi suspensi, karakter jalan yang sering dilalui, serta durasi berkendara.(net/han)

Editor : Johan Panjaitan
suspensi posisi duduk jok penggang terasa pegal