Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ini Makanan Wajib Dihindari Pengidap Penyakit Jantung

Johan Panjaitan • Senin, 7 April 2025 | 15:50 WIB
ilustrasi
ilustrasi

SUMUTPS.CO-Penyakit jantung merupakan salah satu kondisi medis yang dapat memburuk secara perlahan jika tidak diimbangi dengan perubahan pola hidup yang sehat.

Faktor utama yang mempengaruhi kesehatan jantung adalah pola makan yang tidak sehat. Namun, dengan pola makan yang tepat, risiko terkena penyakit jantung bisa diminimalisir.

Melalui pola makan dengan gizi yang seimbang kita dapat mencegah berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung atau kardiovaskular. Banyak jenis makanan yang disebut-sebut dipantang untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung, baik kondisi jantung bengkak atau berdebar.

Nah, makanan ada beberapa makanan yang harus dihindari bagi para pengidap penyakit jantung. Apa saja jenis makanan itu, mari kita simak di bawah ini:

1. Makanan yang dipanggang

Kue kering, kue, dan muffin seharusnya menjadi suguhan yang langka. Mereka biasanya mengandung tambahan gula, yang menyebabkan penambahan berat badan. Makanan ini juga dikaitkan dengan kadar trigliserida yang lebih tinggi, dan hal itu dapat menyebabkan penyakit jantung.

Bahan utamanya biasanya tepung putih, yang bisa meningkatkan gula darah dan membuat kamu lebih lapar. Buat camilan yang lebih sehat: Ganti tepung gandum utuh, kurangi gula, dan gunakan minyak nabati cair sebagai pengganti mentega atau mentega putih.

2. Margarin
Margarin juga sebaiknya dihindari karena menjadi salah satu makanan yang dilarang untuk jantung.

Makanan olahan yang menggunakan margarin juga menjadi makanan yang dilarang untuk jantung.

Margarin dapat mengandung lemak trans, yang meningkatkan kolesterol LDL (jahat), menurunkan kolesterol HDL (baik) dan membuat trombosit darah lebih lengket.

Pada gilirannya, semua hal ini mampu meningkatkan risiko penyakit jantung.
Margarin yang mengandung minyak terhidrogenasi atau terhidrogenasi sebagian mengandung lemak trans dan harus dihindari.

Selain itu, lemak trans secara umum banyak terdapat dalam margarin.
Alternatif yang lebih aman, pilihlah margarin yang tidak mengandung minyak terhidrogenasi parsial, atau lebih baik gunakan minyak zaitun sebagai gantinya.

3. Daging merah dikenal mengandung lemak jenuh tinggi, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Kelebihan kolesterol jahat dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan daging merah, terutama yang berlemak.

Sementara itu, daging olahan, seperti sosis, sering mengandung garam dan bahan pengawet yang dapat memicu masalah jantung. Penggunaan pengawet dalam daging olahan juga dapat menyebabkan dampak kesehatan negatif, karena proses pengolahannya yang mengurangi kualitas nutrisinya.

Sebagai alternatif, pilihlah daging dengan potongan tanpa lemak dan menghindari daging olahan. Daging unggas seperti ayam tanpa kulit dan ikan dapat menjadi alternatif sehat yang kaya akan protein dan rendah lemak jenuh.

4. Saus Salad
Salad menjadi makanan yang menyehatkan bagi tubuh. Dengan catatan, salad tersebut dikonsumsi tanpa tambahan apa pun.

Hal yang menjadi masalah adalah saus atau dressing yang digunakan pada salad. Faktanya, berbagai jenis saus salad umumnya mengandung banyak gula dan garam yang tersembunyi.

Karenanya, saus salad menjadi pantangan makanan jantung berdebar dan jantung bengkak. Pola makanan tinggi gula bisa meningkatkan penyimpanan lemak di dalam tubuh.

Sementara itu, asupan natrium tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Kedua hal tersebut adalah risiko utama perkembangan penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

Jika ingin mengonsumsi salad agar lebih sehat, lebih baik gunakan dressing extra virgin olive oil dalam jumlah sedikit saja.

5. Ayam Goreng Cepat Saji
Ayam goreng menambah kalori, lemak, dan natrium pada makanan sehat. Penelitian telah menghubungkan makanan yang digoreng dengan diabetes tipe 2, obesitas, dan tekanan darah tinggi, yang semuanya meningkatkan peluang kamu terkena gagal jantung.

Untuk pilihan yang renyah namun lebih sehat, roti dada ayam tanpa kulit dengan tepung gandum utuh dan panggang daripada digoreng.(bbs/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#POLA #jantung #makanan