Sumutpos.jawapos.com-Kita semua pernah merasa tidak segar — meski sudah mandi dan memakai parfum. Bau badan dan aroma tak sedap bisa memengaruhi cara orang lain memandang kita. Di tempat kerja, saat kencan, atau sekadar hangout dengan teman, kesan pertama sering kali dimulai dari aroma tubuh.
Menjaga kebersihan pribadi memang penting, tapi yang tak kalah penting adalah menghindari kebiasaan kecil yang ternyata bisa bikin kamu bau. Bahkan hal-hal yang terlihat sepele dalam rutinitas harian bisa memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Dilansir dari yourtango, ada 11 kesalahan kebersihan yang sering dilakukan dan bikin orang jadi bau:
1. Memakai Pakaian Lembap
Buru-buru berangkat kerja dan langsung ambil pakaian dari mesin cuci yang belum kering? Hati-hati. Pakaian lembap bisa jadi sarang bakteri penyebab bau, apalagi jika dikenakan seharian. Meski dikeringkan di mobil atau dijemur sebentar, aroma apek tetap bisa muncul.
2. Tidak Flossing
Menyikat gigi saja tidak cukup. Studi dari European Journal of Dentistry menyebutkan bahwa flossing (membersihkan sela gigi) membantu menghilangkan plak dan sisa makanan penyebab bau mulut. Jangan lupa juga membersihkan lidah dan gunakan obat kumur.
3. Tidur di Seprai Kotor
Menurut survei Amerisleep, banyak orang hanya mencuci seprai sebulan sekali atau bahkan lebih jarang. Padahal, seprai yang kotor bisa jadi sarang bakteri penyebab jerawat dan bau badan. Gantilah seprai minimal seminggu sekali untuk menjaga kebersihan dan kualitas tidur.
4. Tidak Mandi Setelah Berolahraga
Berkeringat setelah olahraga itu wajar. Tapi tidak mandi setelahnya bisa memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau, menurut Dr. Emeka Okorocha. Keringat sendiri tidak bau, tapi bakteri yang mengendap di kulitlah yang membuatnya jadi tidak sedap.
5. Mengandalkan Parfum, Bukan Mandi
Parfum memang membuat tubuh wangi,tapi tidak menggantikan mandi. Parfum yang disemprot di atas keringat justru bisa memperparah bau karena bercampur dengan aroma alami tubuh. Air dan sabun tetap solusi terbaik untuk menghilangkan bau badan.
6. Tidak Mencuci Seluruh Tubuh
Survei dari Dollar Shave Club menunjukkan 50% orang tidak mencuci kaki saat mandi. Padahal, setiap bagian tubuh — termasuk kaki, belakang telinga, dan area tersembunyi lainnya harus dibersihkan dengan sabun untuk mencegah bau.
7. Memakai Handuk Bekas Terlalu Lama
Handuk yang dipakai berulang kali menyimpan sel kulit mati, bakteri, bahkan virus. Jika tidak dicuci rutin, kamu justru mengoleskan kembali bakteri ke tubuh. Solusinya? Ganti handuk setiap 1–3 kali pakai, apalagi jika tinggal di daerah lembap.
8. Kurang Minum Air Putih
Kurang minum bisa bikin kamu dehidrasi, lesu, dan bau. Air membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga keseimbangan cairan. Sayangnya, 75% orang Amerika tidak cukup minum air putih. Cobalah konsumsi 6–8 gelas sehari untuk mendukung kesehatan dan kesegaran tubuh.
9. Memakai Pakaian yang Tidak Bernapas
Bahan sintetis seperti poliester dan spandeks bisa menjebak panas dan keringat, menciptakan lingkungan sempurna untuk bakteri berkembang. Pilih bahan katun atau linen jika memungkinkan, dan hindari memakai pakaian olahraga berulang kali tanpa dicuci.
10. Mengabaikan Manajemen Stres
Stres berkepanjangan dapat memicu keringat berlebih yang berbeda dari keringat biasa. Keringat karena stres cenderung lebih bau karena berasal dari kelenjar apokrin yang menghasilkan zat organik yang mudah diurai bakteri.
11. Tidak Membersihkan Alat Perawatan Pribadi
Mulai dari kuas makeup, alat cukur, hingga gunting kuku — semua harus dibersihkan secara rutin. Menggunakan alat kotor bisa menyebarkan bakteri ke wajah dan tubuh, yang berujung pada jerawat, iritasi, hingga bau tak sedap.(han)
Editor : Johan Panjaitan