Sumutpos.jawapos.com-Selama ini, banyak orang menganggap lemak sebagai musuh tubuh. Padahal, menurut penelitian terbaru, tubuh justru membutuhkan lemak setiap hari agar bisa berfungsi dengan baik. Lemak yang tepat membantu menyerap vitamin, menyeimbangkan hormon, menjaga kulit tetap sehat, bahkan melindungi otak dari kelelahan mental.
Namun ketika asupan lemak terlalu rendah, tubuh akan memberikan sinyal-sinyal halus — sering kali terasa aneh dan tak terduga. Dikutip dari laman yourtanggo, ada enam tanda unik tubuhmu sebenarnya sedang kekurangan lemak sehat, menurut riset medis dan nutrisi global.
1. Persendian Terasa Nyeri dan Kaku
Jika kamu sering mengalami nyeri atau radang sendi, bisa jadi tubuhmu butuh lebih banyak lemak sehat, terutama omega-3.
Penelitian dari University of Pittsburgh Medical Center menemukan bahwa asam lemak omega-3 mampu meredakan peradangan setara obat antiinflamasi (NSAID). Lemak ini membantu melumasi sendi dan mengurangi rasa sakit akibat gesekan berlebih.
2. Kulit Kasar, Bersisik, dan Kering
Kulit yang tampak kusam, kering, atau bahkan bersisik bisa menjadi tanda lapisan lemak pelindung kulit tidak cukup kuat.
Riset dari Oregon State University menjelaskan bahwa sel-sel kulit dilindungi oleh dua lapisan lemak, yang membantu menjaga kelembapan alami. Lemak sehat, terutama omega-3 dari ikan laut dan kacang-kacangan, dapat mengembalikan elastisitas dan kilau kulitmu.
3. Kekurangan Vitamin D
Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak, artinya tubuh hanya bisa menyerapnya jika ada cukup lemak sehat di sistem pencernaanmu.
Jika kamu sering merasa lemas, nyeri otot, atau suasana hati mudah berubah, bisa jadi tubuhmu tidak bisa menyerap vitamin D secara optimal meski kamu sudah mendapatkannya dari sinar matahari atau suplemen.
4. Hormon Tidak Seimbang
Lemak berperan penting dalam produksi dan distribusi hormon.
Menurut ahli nutrisi Dr. Becky Gillaspy, lemak membantu membangun membran sel dan mengatur penyaluran hormon ke seluruh tubuh.
Ketika lemak sehat terlalu sedikit, tubuh kesulitan menyeimbangkan hormon — yang bisa berdampak pada menstruasi tidak teratur, mudah marah, atau kelelahan kronis.
5. Mudah Lapar Terus-Menerus
Sering merasa lapar padahal baru saja makan? Itu bisa jadi tanda asupan lemakmu terlalu rendah.
Riset dari The University of Chicago menunjukkan bahwa lemak dapat memperpanjang rasa kenyang dan membantu menjaga berat badan stabil dalam jangka panjang. Lemak sehat memperlambat pencernaan, membuatmu tidak mudah “ngidam” makanan manis atau berlemak jahat.
6. Sering Alami Lelah Mental atau Mood Buruk
Otak kita sebagian besar terdiri dari lemak. Ketika kekurangan lemak sehat, terutama omega-3, fungsi otak bisa terganggu.
Studi tahun 2019 menemukan bahwa peradangan di otak akibat kekurangan lemak sehat dapat memicu kelelahan mental, stres, bahkan depresi ringan. Selain itu, kekurangan vitamin D — yang penyerapannya bergantung pada lemak — juga bisa memperparah gangguan mood.
Lemak Sehat Bukan Musuh, Tapi Sekutu
Tubuhmu membutuhkan lemak setiap hari — bukan dari makanan cepat saji atau gorengan, melainkan dari sumber alami seperti ikan salmon, alpukat, kacang almond, biji chia, dan minyak zaitun.
Dengan asupan lemak yang cukup, kamu tidak hanya menjaga berat badan tetap ideal, tapi juga menyeimbangkan hormon, melindungi kulit, dan memperkuat fungsi otak.(han)