Sumutpos.jawapos.com-Teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia karena kaya antioksidan dan memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Namun, di balik khasiatnya, teh hijau juga memiliki risiko efek samping yang perlu diwaspadai, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
Dikutip dari Verywell Health dan sejumlah sumber medis lain, berikut lima efek samping teh hijau yang jarang diketahui:
1. Gangguan Pencernaan
Teh hijau mengandung kafein sekitar 22–40 mg per cangkir (240 ml). Pada sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi berlebih bisa menyebabkan mual, nyeri perut, heartburn, atau diare.
Selain itu, kandungan polifenol dalam teh hijau juga dapat mengiritasi dinding lambung dan meningkatkan kadar asam, terutama bila diminum saat perut kosong.
2. Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Tidur
Asupan kafein berlebih (lebih dari 400 mg per hari) dapat memicu tekanan darah tinggi, sakit kepala, kecemasan, serta insomnia.
Penelitian dalam jurnal Psychopharmacology menunjukkan bahwa kafein berlebihan dapat menurunkan kualitas tidur. Karena itu, sebaiknya hindari minum teh hijau 4–6 jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu untuk memetabolisme kafein dengan baik.
3. Penyerapan Zat Besi Menurun
Teh hijau mengandung katekin, antioksidan kuat yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menyebabkan anemia defisiensi besi, terutama bagi orang dengan kadar zat besi rendah.
Untuk mencegah hal ini, konsumsi teh hijau di antara waktu makan, bukan bersamaan dengan makanan utama.
4. Masalah pada Hati
Senyawa aktif epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau bisa menimbulkan stres oksidatif pada sel hati jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.
Kasus kerusakan hati biasanya terjadi pada konsumsi lebih dari 800 mg EGCG per hari. Namun, satu cangkir teh hijau umumnya hanya mengandung 50–100 mg EGCG, sehingga 2–3 cangkir per hari masih tergolong aman.
Bagi penderita gangguan hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh hijau secara rutin.
5. Interaksi dengan Obat-obatan
Teh hijau bisa berinteraksi dengan obat jantung, tekanan darah, kolesterol, kecemasan, depresi, maupun osteoporosis. Kandungan kafein dan antioksidannya dapat mengubah efektivitas kerja obat tersebut.
Oleh karena itu, bagi yang sedang menjalani pengobatan, sebaiknya membatasi konsumsi teh hijau atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Batas Aman Konsumsi
Bagi orang dewasa sehat, konsumsi teh hijau setiap hari tergolong aman selama tidak melebihi 400 mg kafein per hari. Dengan kandungan kafein 22–40 mg per cangkir, batas aman setara dengan 6–8 cangkir teh hijau per hari.
Teh hijau tetap menjadi minuman yang menyehatkan, asalkan dikonsumsi secara seimbang dan tidak berlebihan. Seperti halnya makanan dan minuman lain, kunci utama mendapatkan manfaatnya adalah dengan menjaga moderasi dan memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.(han)
Editor : Johan Panjaitan