Sumutpos.jawapos.com-Beberapa jenis makanan dapat memicu serangan migrain karena kandungan zat tertentu di dalamnya. Menurut laporan Verywell Health, pemicu umum termasuk cokelat, alkohol, hingga kopi. Mengenali makanan penyebab migrain sangat penting agar gejalanya bisa dikendalikan lebih baik.
1. Kafein
Menurut The American Medical Journal, konsumsi kafein berlebihan—lebih dari 200–300 mg per hari (setara 2–3 cangkir kopi)—dapat menyebabkan ketergantungan.
Jika seseorang tiba-tiba mengurangi atau melewatkan dosis kafein hariannya, gejala withdrawal seperti sakit kepala dan migrain dapat muncul. Pada sebagian orang, bahkan satu kali konsumsi kafein berlebih bisa memicu serangan akibat efek vaskular, yaitu penyempitan lalu pelebaran pembuluh darah di otak.
2. Alkohol
Menurut European Journal of Neurology, banyak penderita migrain melaporkan keterkaitan kuat antara konsumsi alkohol dan munculnya gejala migrain.
Ethanol dalam alkohol dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang memicu rasa nyeri pada individu yang sensitif. Alkohol juga bersifat diuretik—menyebabkan tubuh kehilangan cairan—sehingga memperparah sakit kepala.
Bagi penderita migrain, disarankan untuk:
- Menghindari alkohol sepenuhnya
- Tidak mencampur berbagai jenis minuman
- Minum air yang cukup
- Tidak minum alkohol dalam keadaan perut kosong
3. Aspartame
Aspartame (kode E951) adalah pemanis buatan yang rasanya lebih manis dari gula, tetapi rendah kalori. Studi dalam Diet and Headache menunjukkan bahwa konsumsi makanan dan minuman yang mengandung aspartame dapat meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan migrain.
Jika Anda rentan terhadap migrain, sebaiknya pilih pemanis alami seperti stevia atau eritritol, yang lebih aman dan mudah ditoleransi tubuh. Selalu periksa label kemasan, karena produk “tanpa gula” sering kali tetap mengandung campuran pemanis buatan.
4. Cokelat
Riset di PubMed menyebutkan bahwa cokelat mengandung feniletilamin, tiramin, dan teobromin—senyawa bioaktif yang dapat memengaruhi pembuluh darah otak serta kadar neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin.
Kandungan kafein dalam cokelat, terutama cokelat hitam, juga bisa berperan ganda: membantu meredakan sakit kepala ringan pada sebagian orang, namun justru memicu migrain pada yang sensitif. Perubahan kadar gula darah yang cepat naik dan turun juga bisa memperburuk kondisi ini.
5. Makanan Tinggi Tiramin
Tiramin adalah asam amino alami yang dapat memicu migrain pada sebagian orang.
Makanan dengan kadar tiramin tinggi antara lain:
- Keju matang seperti blue cheese, brie, gorgonzola, feta, dan cheddar
- Makanan fermentasi seperti kimchi, miso, dan sauerkraut
- Daging atau ikan yang diasinkan, diasap, atau dipickle seperti salmon asap
- Makanan dengan nitrat, sulfit, ragi pekat, dan MSG (monosodium glutamate)
- Gejala Migrain yang Perlu Diwaspadai
Baca Juga: Bolehkan Minum Air Saat Makan? Ini Pendapat Para Ahli
Menurut Mayo Clinic, gejala khas migrain meliputi:
- Nyeri kepala berdenyut hebat, biasanya di satu sisi kepala
- Rasa sakit yang memburuk saat bergerak, terkena cahaya, atau suara
- Mual hingga muntah
- Sensitivitas tinggi terhadap cahaya, suara, dan bau. (han)
Editor : Johan Panjaitan