Para pekerja kadang sering lupa kalau sudah duduk terlalu lama, padahal kebiasaan itu bisa melemahkan otot bokong. Duduk terlalu lama ini berbahaya, bisa kena dead butt syndrome (DBS). Yakni, kondisi di mana otot bokong (gluteus) menjadi lemah dan kurang aktif.
Artinya, duduk lama bisa menyebabkan otot bokong tidak berfungsi dengan baik yang akhirnya memaksa otot punggung bawah menanggung beban yang tidak seharusnya.
Melansir Healthline, Selasa (6/1/2026), gejala penyakit DBS adalah bokong nyeri atau mati rasa, nyeri pinggul, punggung bawah, atau lutut, serta postur tubuh dan berjalan yang buruk.
Sebagai informasi, istilah DBS tidak berarti otot benar-benar mati, tetapi koneksi antara otak dan otot menjadi tumpul akibat kurang aktivitas, sehingga otot "lupa" cara bekerja.
Efek lanjutannya, melansir WebMD, jika otot bokong gagal menjalankan peran stabilisasinya dalam latihan dan olahraga bisa mengalami nyeri lutut kronis, atau bahkan cedera.
"Pada orang dengan nyeri jangka panjang, pola denyut saraf yang didistribusikan ke otot dapat terganggu," terang profesor emeritus terkemuka di University of Waterloo, Stuart McGill.
Stuart McGill, telah menunjukkan cara kerja proses tersebut dalam sebuah studi tahun 2013.
Dalam makalah tersebut, ia dan rekan penulisnya menggunakan istilah "amnesia gluteal" dan "inhibisi gluteal" secara bergantian. McGill menciptakan istilah "amnesia gluteal" untuk menggambarkan apa yang terjadi ketika rasa sakit menyebabkan seseorang mengubah cara mereka bergerak.
"Rasa sakit memicu jalur penghambatan, sehingga otak menemukan cara lain untuk melakukan hal dasar yang sama," pungkasnya. (lin)
Editor : Redaksi