Sumutpos.jawapos.com-Bayam dikenal sebagai sayuran super yang kaya vitamin dan baik untuk tubuh. Tapi siapa sangka, di balik manfaatnya, bayam bisa meninggalkan sensasi aneh pada gigi yang membuat banyak orang merasa tidak nyaman.
Pernah merasa gigi seperti berkapur, kesat, atau ada lapisan tipis setelah makan bayam? Ternyata itu bukan perasaan semata. Ada penjelasan ilmiah di baliknya.
Bayam mengandung oksalat, senyawa alami yang dapat bereaksi dengan kalsium di mulut dan membentuk kristal halus. Kristal inilah yang menempel di permukaan gigi dan menimbulkan sensasi kasar, lengket, bahkan seperti ada “lapisan” yang sulit hilang.
Meski tidak berbahaya, efek ini bisa terasa sangat mengganggu, apalagi bagi yang memiliki gigi sensitif. Dalam beberapa kasus, sensasi yang terlalu kuat bahkan bisa menandakan enamel gigi yang mulai menipis, produksi air liur yang rendah, atau adanya penumpukan plak.
Namun, jangan buru-buru menjauhi bayam. Sayuran hijau ini tetap kaya vitamin K, kalium, dan antioksidan yang penting untuk kesehatan jantung, mata, dan tubuh secara keseluruhan.
Dilansir dari rbc.ukraina, ada beberapa trik sederhana untuk mengurangi efek kesat tersebut. Mengukus bayam dapat menurunkan kadar oksalatnya. Menambahkan mentega, minyak zaitun, atau krim juga bisa membantu menetralisir rasa sepat. Cara paling ampuh, padukan bayam dengan produk susu seperti keju atau saus krim, karena kalsium dapat “mengikat” oksalat sehingga sensasi berkapur berkurang.
Jadi, jika selama ini Anda merasa ada yang aneh di gigi setelah makan bayam, Anda tidak sendirian. Itu reaksi alami yang umum terjadi. Dengan cara pengolahan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati manfaat bayam tanpa harus terganggu oleh sensasi tak nyaman di mulut.(han)
Editor : Johan Panjaitan