Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pesan Menyentuh Piprim Basarah Yanuarso kepada Pasien Usai Mengaku Diberhentikan

Redaksi • Senin, 16 Februari 2026 | 22:48 WIB
Dokter konsultan jantung anak senior, Piprim Basarah Yanuarso. (Instagram @dr.piprim)
Dokter konsultan jantung anak senior, Piprim Basarah Yanuarso. (Instagram @dr.piprim)

sumutpos.jawapos.com - Dokter konsultan jantung anak senior, Piprim Basarah Yanuarso, menyampaikan pesan emosional kepada pasien setelah mengaku diberhentikan dari jabatannya. Pesan tersebut disampaikan melalui media sosial pribadinya, Instagram @dr.piprim, dilansir Senin (16/2/2026), dan langsung menarik perhatian publik.

Dalam pernyataannya, Piprim menyampaikan permohonan maaf kepada para pasien, terutama pasien anak yang selama ini ia tangani. Ia mengaku tidak lagi bisa mendampingi mereka dalam proses pengobatan maupun konsultasi kesehatan.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pasien saya,” tulis Piprim dalam unggahannya, Minggu (15/2/2026).

Piprim menyampaikan rasa terima kasih kepada pasien dan keluarga yang selama ini telah mempercayakan perawatan kesehatan anak kepada dirinya. Ia juga berharap para pasien tetap mendapatkan pelayanan medis terbaik meski dirinya tidak lagi bertugas.

Ia menekankan bahwa kesehatan anak harus tetap menjadi prioritas utama. Piprim mengajak para orang tua untuk terus memantau kondisi kesehatan anak dan tidak ragu berkonsultasi dengan dokter spesialis lainnya.

Selain kepada pasien, Piprim juga menyampaikan permintaan maaf kepada para mahasiswa residen serta calon konsultan jantung anak yang sebelumnya berada dalam bimbingannya. Ia mengaku sedih karena tidak bisa lagi mendampingi proses pendidikan mereka.

Sebelumnya, Piprim diketahui bertugas di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo sebelum akhirnya dimutasi ke RSUP Fatmawati pada April 2025. Ia menilai proses mutasi tersebut berlangsung mendadak dan kurang transparan.

Dalam dokumen resmi yang beredar, pemberhentian Piprim disebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait polemik tersebut.

Terlepas dari polemik yang terjadi, Piprim dikenal luas sebagai dokter yang aktif memperjuangkan kesehatan anak Indonesia. Ia selama ini juga berkiprah dalam organisasi profesi, termasuk di Ikatan Dokter Anak Indonesia, serta berperan sebagai pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Pesan Piprim kepada pasien menjadi sorotan karena mencerminkan kedekatan emosional antara dokter dan pasien, khususnya dalam penanganan kesehatan anak yang membutuhkan pendampingan jangka panjang. (lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan anak #info kesehatan #dokter anak #tenaga medis