sumutpos.jawapos.com - Bolak-balik ke kamar mandi tapi tetap susah buang air besar. Kenapa? Apakah ada yang salah?
Jelas ada yang salah. Pasalnya, susah buang air beaar bisa jadi sinyal munculnya masalah dalam tubuh.
Melansir Eating Well, Selasa (31/2026), idealnya, frekuensi buang air besar yang 'normal' berkisar antara dua kali dalam sehari hingga tiga kali dalam seminggu.
Tentu banyak faktor yang bisa mempengaruhi seberapa sering buang air besar, mulai dari pola makan, gaya hidup, hingga perubahan hormon.
Baca Juga: Puluhan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Pagar Merbau, Kerugian Capai Ratusan Juta
Nah, berikut beberapa penyebab susah buang air besar:
1. Rendah serat dan cairan
Apa yang Anda makan sangat menentukan aktivitas usus.
Makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian membantu melunakkan feses dan memperlancar perjalanannya melalui usus besar.
Sebaliknya, pola makan rendah serat, terutama yang tinggi makanan olahan sering kali menjadi biang keladi susah buang air besar.
Baca Juga: 6 Fraksi DPRD Batubara Sepakat Dorong Pembentukan Pansus Plasma PerkebunanBaca Juga: 6 Fraksi DPRD Batubara Sepakat Dorong Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan
Tak hanya itu, kurang minum air juga memperburuk kondisi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, usus besar akan menyerap lebih banyak air dari sisa makanan, menjadikan feses lebih keras dan sulit dikeluarkan.
2. Kurang gerak
Aktivitas fisik bukan hanya penting untuk kesehatan jantung, tapi juga untuk pergerakan usus.
Saat Anda aktif bergerak, terutama melakukan olahraga kardio seperti jalan cepat atau bersepeda, otot-otot di usus juga akan ikut terstimulasi untuk bekerja.
Sebaliknya, terlalu banyak duduk atau tidak aktif bisa memperlambat pergerakan usus dan membuat feses menumpuk.
Baca Juga: Pelindo Regional 1 Fokus Bangun Sistem Logistik Terintegrasi
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa melemahkan otot-otot yang bertugas mengatur buang air besar.
3. Perubahan rutinitas
Perubahan zona waktu, pola makan yang berbeda, stres karena perjalanan, dan kurangnya aktivitas fisik selama di perjalanan dapat mengganggu ritme alami tubuh.
Tubuh memiliki jam biologis yang memengaruhi banyak fungsi, termasuk waktu buang air besar. Ketika jam ini terganggu, prosesnya pun ikut terhambat.(lin)
Editor : Redaksi