sumutpos.jawapos.com - Vitamin A, B, C, D, dan K tentu bukan sesuatu yang asing dalam keseharian. Nyatanya, ada vitamin U yang nyaris hilang dari perbincangan.
Vitamin U ini memiliki sejumlah manfaat biologis yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama berkaitan dengan pencernaan dan perlindungan organ tubuh.
Melansir Healthline, Minggu (5/4/2026), vitamin U ditemukan dalam sayuran cruciferous, seperti kubis, brokoli, kale, dan kubis brussel.
Jus kubis merupakan salah satu sumber vitamin U terkaya yang telah lama digunakan untuk membantu penyembuhan gangguan pencernaan dan tukak lambung.
Selain itu, sayuran lain seperti bayam, asparagus, selada romaine, dan daun lobak juga mengandung vitamin U meski dalam jumlah yang lebih rendah.
Baca Juga: Hukuman Mantan Kadishub Siantar Diperberat 4 Tahun Penjara dalam Kasus Pungli Parkir RSVI
Uniknya meski namanya mengandung kata 'vitamin', tapi vitamin U sebenarnya bukan vitamin sejati, melainkan turunan dari asam amino metionin.
Dengan kata lain, vitamin U adalah istilah yang digunakan untuk menyebut senyawa kimia S-methylmethionine sulfonium chloride (MMSC).
Disebut vitamin U, karena MMSC awalnya digunakan untuk mengobati tukak lambung (ulcer). Huruf 'U' diambil dari kata 'ulcer'.
Baca Juga: Langkah Strategis Epson: Hadirkan Solution Center di Surabaya, Dekatkan Inovasi ke Dunia Bisnis
Nah, berikut beberapa fungsi vitamin U yang sangat baik untuk tubuh:
1. Mengatasi masalah pencernaan
Salah satu fungsi vitamin U yang paling dikenal yaitu kemampuannya membantu penyembuhan gangguan pencernaan, terutama tukak lambung dan usus.
Penelitian pada 1950-an menunjukkan, jus kubis yang mengandung vitamin U dapat mempercepat proses penyembuhan tukak usus hingga 4-5 kali lebih cepat dibandingkan terapi standar.
Meski demikian, belum bisa dipastikan apakah efek ini murni karena vitamin U atau gabungan nutrisi lain dalam kubis.
2. Melindungi organ vital
Vitamin U berperan dalam melindungi organ-organ penting seperti paru-paru, liver, dan ginjal dari kerusakan.
Baca Juga: Universitas Senior Medan Menuju Kampus Unggul, Perkuat Daya Saing Lewat Bimtek PKM 2026
Studi pada hewan membuktikan, vitamin U dapat membantu memperbaiki kerusakan pada hati dan mengurangi tingkat kerusakan ginjal.
Selain itu, vitamin U juga ditemukan mampu mengurangi kerusakan paru-paru akibat kondisi tertentu, seperti serangan epilepsi.
3. Menurunkan kadar kolesterol
Beberapa penelitian awal menunjukkan, vitamin U bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah.
Baca Juga: Kasus Amsal Sitepu Bergulir ke Pusat, Kajari Karo dan Jajarannya Diperiksa Kejagung
Bukti ilmiah terkait hal ini masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Namun, potensi vitamin U sebagai agen penurun kolesterol tetap menjadi topik yang menarik untuk dikaji.
4. Mempercepat penyembuhan luka
Selain fungsi vitamin U untuk pencernaan dan organ dalam, vitamin ini juga diduga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit.
Vitamin U diyakini dapat melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Penelitian pada hewan dan kultur sel menunjukkan, pengolesan vitamin U langsung pada luka dapat mempercepat regenerasi jaringan.
Baca Juga: Mediasi Dugaan Penahanan Bansos di Pelita Berujung Damai, Camat Bajenis Tegaskan Komitmen Pelayanan
5. Berperan sebagai antioksidan
Vitamin U memiliki sifat antioksidan yang membantu menetralisasi radikal bebas dalam tubuh.
Dengan mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas, vitamin U berkontribusi menjaga kesehatan sel secara umum.
Selain itu, vitamin U juga dapat mendukung fungsi hati dengan meningkatkan jalur detoksifikasi sehingga membantu tubuh mengeluarkan racun dengan lebih efektif. (lin)
Editor : Redaksi