sumutpos.jawapos.com - Penjaga malam atau orang yang bekerja saat malam pun punya jadwal off. Jadi, jangan biasakan tidur lewat 12 malam.
Pasalnya, tidur lewat 12 malam itu mengandung banyak efek negatif. Anda yang tidak mempunyai keharusan begadang mulailah mengatur waktu istirahat.
Melansir Real Simple, Rabu (15/4/2026), sesekali tidur lewat 12 malam mungkin tidak jadi soal. Namun jika dilakukan setiap hari, maka, ada sejumlah efek negatifnya.
Baca Juga: Doa dan Haru Iringi Tepung Tawar CJH Personel Polres Labuhanbatu
Berikut beberapa efek negatif dari rutin tidur lewat 12 malam:
1. Gangguan ritme sirkadian
Tubuh memiliki jam biologis alami yang disebut ritme sirkadian. Jam ini mengatur berbagai fungsi penting seperti pelepasan hormon, metabolisme, dan suhu tubuh.
Jadi, saat tidur terlalu larut secara konsisten, ritme ini menjadi kacau. Dampaknya bisa berujung pada insomnia, sulit tidur dan sulit mempertahankan tidur yang nyenyak.
2. Penurunan fungsi kognitif
Tidur larut malam dapat mengganggu fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu tahap tidur penting di mana otak memproses ingatan dan emosi.
Tanpa cukup waktu REM, Anda mungkin akan merasa sulit fokus, mudah lupa, dan kurang berenergi keesokan harinya.
Otak terasa seperti kehabisan baterai, membuat segala aktivitas menjadi lebih berat dilakukan.
3. Hormon stres meningkat
Efek tidur lewat jam 12 malam salah satunya tubuh akan memproduksi hormon stres kortisol dalam jumlah lebih tinggi dari normal.
Kadar kortisol yang tinggi bisa membuat Anda lebih mudah cemas, moody, bahkan memicu kenaikan berat badan.
4. Sistem imun melemah
Kurang tidur juga berdampak langsung pada sistem kekebalan tubuh.
Produksi sel imun yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi akan terganggu, sehingga lebih rentan terserang penyakit.
5. Gangguan metabolisme
Begadang sering kali diiringi dengan kebiasaan ngemil atau makan larut malam, yang mengacaukan sistem metabolisme.
Pola tidur tidak teratur berkaitan erat dengan peningkatan risiko obesitas, resistensi insulin, hingga diabetes.
Tubuh membutuhkan ritme yang teratur untuk bisa memproses makanan dan energi secara optimal.
6. Risiko penyakit jangka panjang
Kebiasaan tidur larut malam dalam jangka panjang dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Efek tidur lewat jam 12 malam dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskular. (lin)
Editor : Redaksi