sumutpos.jawapos.com - Kehadiran bisul pada tubuh sangat mengganggu, selain rasa gatal dan panas, benjolannya bikin jelek.
Saat awal muncul, bisul tampil keras dan dalam beberapa hari berikutnya, benjolan kerasnya menjadi lebih lunak, lebih besar serta disertai nyeri, bahkan demam.
Tak lama kemudian kantong nanah atau 'mata' terbentuk di bagian puncak bisul. Nah, ini yang paling mengganggu jika tidak mau dikatakan mengerikan.
Baca Juga: Pegadaian Gelar Event Bazar Emas Mulai 22 hingga 28 Juni
Melansir Very Well Health, Rabu (24/6/2026), kantong nanah ini harus dihilangkan agar tubuh terbebas dari bisul, tetapi dengan catatan tidak boleh dipecahkan sendiri.
Jadi, untuk menghilangkan bisul yang mengeras, harus menunggu sampai bisul memiliki 'mata'. Biarkan nanah keluar sendiri atau dikeluarkan dengan bantuan tenaga medis untuk menghindari risiko infeksi.
Memang, kadang-kadang, bisul bisa sembuh tanpa harus dikeluarkan nanahnya. Tubuh akan menyerap kembali nanah tersebut.
Baca Juga: AFSI DSU, Akademi Sepak Bola Berbasis Spanyol Hadir di Sumut
Berikut beberapa cara menyembuhkan bisul yang mengeras dengan aman dan efektif tanpa perlu dipecahkan secara paksa:
1. Kompres hangat
Cara menghilangkan bisul yang paling umum, yaitu dengan menggunakan kompres hangat dan lembap.
Saat bisul mulai muncul dan kantong nanah belum terbentuk sempurna, kompres hangat dapat membantu menarik nanah ke permukaan kulit.
Gunakan kain yang dibasahi air hangat, lalu tempelkan pada area bisul selama sekitar 10 menit, ulangi 3-4 kali sehari.
Baca Juga: Bupati Labusel Terima Dirut Bank Sumut, Dorong CSR untuk Perkuat UMKM dan Pembangunan Daerah
Dengan cara ini, bisul akan lebih cepat membentuk 'mata' dan membuka sendiri dalam waktu sekitar satu minggu.
2. Gunakan heating pad
Penggunaan heating pad juga dapat membantu bisul mulai mengeluarkan nanah.
Letakkan bantalan pemanas di atas handuk basah, kemudian tempelkan pada bagian yang terkena bisul.
Terapi panas ini merangsang aliran darah dan membantu mempercepat proses pembentukan mata bisul.
Lakukan cara ini selama beberapa hari, bahkan sampai bisul pecah dan mulai mengering.
3. Jaga bisul tetap bersih dan ditutup
Agar bisul cepat sembuh dan tidak terinfeksi, penting untuk menjaga area bisul tetap bersih dan tertutup.
Setelah membersihkan bisul dan kulit di sekitarnya dengan lembut, tutup bisul dengan perban atau kain kasa steril.
Penutup ini melindungi bisul dari kotoran dan bakteri yang bisa memperburuk infeksi serta mencegah penyebaran nanah ke area lain.
4. Gunakan antiseptik
Bisul yang sudah pecah terkadang bisa mengeras juga karena masih terjadi peradangan.
Jika ini terjadi, gunakan sabun dan semprotan antiseptik untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bisul.
Ketika bisul sudah pecah dan kulit terbuka, area tersebut sangat rentan terhadap kuman.
Baca Juga: Cara Masak Ayam Goreng hingga Sempurna, Matang sampai Dalam dan Kulit Tidak Keras atau Gosong
Oleh karena itu, rutin membersihkannya bisa mengurangi risiko peradangan.
5. Salep khusus bisul
Cara lain mengobati bisul yang sudah pecah, yakni dengan menggunakan salep khusus bisul.
Salep ini membantu bisul cepat kering, meredakan rasa gatal, dan mencegah infeksi menyebar ke area sekitar.
Baca Juga: Manfaat Air Rendaman Nanas Tak Kalah dengan Jus atau Dimakan Langsung
Salah satu salep yang bisa dibeli tanpa resep dokter, yaitu salep hitam yang mengandung ichthammol.
Kandungan ini dipercaya dapat menarik nanah keluar, melawan infeksi, serta mengurangi nyeri dan pembengkakan.
Sebelum memakai salep, bersihkan dan keringkan area bisul, lalu oleskan tipis-tipis sebanyak 1-3 kali sehari. Jangan lupa tutup dengan perban atau kain kasa.(lin)
Editor : Redaksi