Sumutpos.jawapos.com – Bagi jutaan orang di seluruh dunia, secangkir kopi di pagi hari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian. Tak sedikit pula yang mengawali aktivitas dengan dua hingga empat cangkir kopi demi menjaga energi dan fokus sepanjang hari.
Namun, muncul pertanyaan yang kerap mengemuka: apakah kebiasaan minum kopi baik untuk kesehatan jantung, atau justru meningkatkan risikonya?
Dilansir dari RBC. ukraine, sejumlah penelitian terbaru justru menunjukkan kabar yang menggembirakan. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tanpa tambahan gula berlebih maupun sirup berperisa, kopi dinilai dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu menjaga fungsi jantung.
Batas Aman Minum Kopi
Menurut para ahli dari American Heart Association (AHA), sebagian besar orang dewasa yang sehat dapat mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Jumlah tersebut setara dengan sekitar empat hingga lima cangkir kopi seduh berukuran standar, tergantung jenis dan metode penyajiannya.
Profesor Kedokteran dari University of California, Gregory Marcus, menjelaskan bahwa konsumsi kopi dalam batas tersebut tidak hanya tergolong aman, tetapi juga berpotensi memberikan efek positif terhadap kesehatan jantung.
Meski demikian, manfaat tersebut lebih mungkin diperoleh apabila kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula, krimer tinggi lemak, sirup berperisa, maupun pemanis buatan yang dapat meningkatkan asupan kalori.
Berpotensi Menurunkan Risiko Berbagai Penyakit
Sejumlah studi menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang berkaitan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis.
Beberapa di antaranya meliputi:
Gagal jantung.
Penyakit jantung koroner.
Stroke.
Tekanan darah tinggi.
Diabetes tipe 2.
Bahkan, sejumlah penelitian menemukan bahwa kelompok yang mengonsumsi dua hingga empat cangkir kopi per hari memiliki tingkat kematian akibat berbagai penyebab yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali atau mengonsumsinya secara berlebihan.
Para peneliti menduga kafein dalam jumlah moderat dapat membantu menjaga fungsi pembuluh darah, meningkatkan metabolisme tubuh, serta memberikan efek antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Respons Tubuh Setiap Orang Berbeda
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tidak ada batas konsumsi yang benar-benar sama untuk setiap orang.
Kemampuan tubuh dalam memetabolisme kafein dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari usia, kondisi kesehatan, metabolisme, hingga faktor genetik. Karena itu, jumlah kopi yang nyaman dikonsumsi seseorang belum tentu cocok bagi orang lain.
Pada sebagian orang, konsumsi kafein berlebihan dapat memicu jantung berdebar, rasa cemas, gelisah, gangguan tidur, hingga peningkatan tekanan darah sementara.
Apabila gejala tersebut muncul setelah minum kopi, para ahli menyarankan untuk mengurangi jumlah konsumsi harian.
Kafein Tidak Hanya Berasal dari Kopi
Perlu diketahui, kafein juga terkandung dalam berbagai produk lain seperti teh hitam, teh hijau, cokelat, minuman bersoda, minuman energi, hingga beberapa jenis obat.
Karena itu, seluruh sumber kafein yang dikonsumsi dalam sehari sebaiknya dihitung agar tidak melebihi batas rekomendasi sekitar 400 miligram per hari bagi orang dewasa sehat.
Dengan kata lain, menikmati dua hingga empat cangkir kopi setiap hari umumnya masih tergolong aman bagi kebanyakan orang dan bahkan berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, kunci utamanya tetap pada konsumsi yang tidak berlebihan serta disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.(net/han)
Editor : Johan Panjaitan