Makan Ikan Asin Terlalu Sering Bisa Picu Penyakit, Ini Penjelasannya

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Ilustrasi, mengonsumsi ikan asin terlalu sering bisa memicu masalah kesehatan. (pexels.com)
Ilustrasi, mengonsumsi ikan asin terlalu sering bisa memicu masalah kesehatan. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Siapa tak tergoda dengan ikan asin yang dipadukan dengan nasi putih hangat, lalapan, dan sambal belacan?

Ya, ikan asin adalah lauk pendamping yang sangat diminati. Rasanya yang gurih dengan aroma khas membuat selera makan semakin jadi.

Namun, perlu diketahui bahwa terdapat sejumlah risiko penyakit jika keseringan makan ikan asin. 

Melansir Cleveland Clinic, Jumat (31/7/2026), ikan asin merupakan makanan berbahan dasar ikan yang proses pembuatannya dilakukan lewat metode pengawetan dengan garam. 

Oleh karena itu, kandungan garamnya yang tinggi berisiko mendatangkan sejumlah penyakit, terutama dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kejagung Rotasi Sejumlah Pejabat, Lima Kajari di Sumut Diganti

Berikut daftar penyakit yang berpotensi diderita apabila keseringan makan ikan asin:

1. Tekanan darah tinggi
Menyantap ikan asin secara berlebihan dapat mengundang penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Pasalnya, dalam ikan asin, terdapat kandungan garam yang tinggi lantaran proses pengawetan.

Jadi, apabila ikan asin dimakan setiap hari, ini bisa membuat tubuh menerima asupan natrium berlebih yang tentunya buruk bagi kesehatan, contohnya muncul peningkatan tekanan darah.

2. Gangguan pada ginjal
Apabila tubuh menerima banyak garam dari makanan, ginjal tentunya mesti berfungsi lebih keras guna membuang kelebihan garam yang masuk ke tubuh.

Maka, penting kiranya untuk mengontrol santapan dengan kadar garam tinggi untuk kesehatan ginjal, termasuk makan ikan asin.

3. Pembengkakan kaki atau tangan
Kandungan natrium berlebih bisa juga menyebabkan retensi cairan. Akibatnya, tubuh harus banyak menahan air dari kadar yang semestinya.

Tanpa disadari, terlebih jika didiamkan berangsur-angsur dalam waktu yang lama, kondisi ini dapat berisiko memunculkan pembengkakan pada bagian-bagian tubuh, di antaranya kaki dan tangan.

4. Kanker nasofaring
Dalam sebuah jurnal yang terbit pada 2023 disebutkan, kanker nasofaring atau biasa disebut KNF merupakan penyakit keganasan sel skuamosa pada lapisan epitel nasofaring.

Penyebabnya, yakni banyak mengonsumsi makanan yang diawetkan, termasuk ikan asin. 

Dari hasil studi yang dilakukan, terdapat kesimpulan bahwa mengonsumsi ikan asin lebih dari tiga kali dalam satu bulan bisa meningkatkan risiko kanker nasofaring sebesar 1,65 kali.(lin)

Editor : Redaksi
kesehatan Bahaya Ikan Asin ikan asin pola makan sehat hipertensi