sumutpos.jawapos.com - Ada anggapan berolahraga dalam kondisi perut kosong dapat membantu membakar lebih banyak lemak dan mempercepat penurunan berat badan.
Namun, ada anggapan sebaliknya yakni perut kosong justru membuat performa tubuh kurang optimal saat berolahraga.
Lalu, mana yang benar?
Melansir Healthline, Selasa (22/9/2026), olahraga saat perut kosong atau fasted workout umumnya masih aman dilakukan oleh orang yang sehat.
Pada kondisi ini, tubuh menggunakan cadangan lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi karena belum ada asupan makanan yang masuk.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa olahraga dalam kondisi puasa atau perut kosong dapat meningkatkan pembakaran lemak dan membantu pengelolaan berat badan.
Baca Juga: Sayuran Hijau Berdaun Rentan Terkontaminasi, Cuci Bersih dan Jangan hanya Dibilas, Ini Caranya
Namun, hasil penelitian lainnya menemukan bahwa penurunan berat badan dan persentase lemak tubuh tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan orang yang makan sebelum berolahraga.
Artinya, manfaat berolahraga dalam kondisi ini belum terbukti sama untuk semua orang.
Namun, kondisi ini juga memiliki beberapa risiko.
Saat tubuh kekurangan energi, performa olahraga bisa menurun sehingga Anda lebih cepat lelah.
Kadar gula darah yang rendah juga dapat menyebabkan pusing, gemetar, mual, atau sulit berkonsentrasi selama latihan.
Baca Juga: Lawan Penyakit Susah Tidur dengan Meminum Minuman Ini, Terapkanlah!
Dalam beberapa kasus, tubuh bahkan dapat menggunakan protein otot sebagai sumber energi.
Padahal, protein dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot setelah berolahraga.
Jika kamu berencana melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti lari, berenang, tenis, atau latihan beban, sebaiknya konsumsi makanan sekitar 2-3 jam sebelum berolahraga.
Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar tubuh memiliki energi yang cukup.
Bila waktu terbatas, camilan sederhana seperti buah, roti dengan selai kacang, atau energy bar dapat menjadi pilihan sebelum memulai latihan.
Lalu setelah berolahraga, tubuh membutuhkan nutrisi untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan otot.
Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia Hadapi Thailand di Semifinal Asian Games 2026
Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat dalam waktu sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah selesai berolahraga.
Pada akhirnya, pertanyaannya bukan lagi soal bolehkah olahraga saat perut kosong, melainkan bagaimana kondisi masing-masing individu.
Untuk aktivitas ringan seperti jalan santai atau yoga, olahraga tanpa makan sebelumnya umumnya masih dapat dilakukan.
Namun, untuk latihan yang membutuhkan tenaga, daya tahan, atau berlangsung lebih dari satu jam, makan terlebih dahulu biasanya menjadi pilihan yang lebih baik. (lin)
Editor : Redaksi