Jangan Biarkan Tambah Parah, Lawan Alergi Udang dengan Cara Ini

Redaksi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 05:01 WIB
Ilustrasi, udang bisa menimbulkan alergi yang dapat memicu berbagai gejala, mulai dari gatal-gatal hingga reaksi berat. (pexels.com)
Ilustrasi, udang bisa menimbulkan alergi yang dapat memicu berbagai gejala, mulai dari gatal-gatal hingga reaksi berat. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Alergi udang dapat memicu berbagai gejala, mulai dari gatal-gatal hingga reaksi berat yang memerlukan penanganan medis segera.

Karena itu,  memahami cara mengatasi alergi udang dengan tepat adalah bijak sebelum berkembang menjadi lebih parah.

Melansir Cleveland Clinic, Kamis (24/9/2026), gejala alergi udang dapat berbeda pada setiap orang. Ada yang hanya mengalami keluhan ringan, tetapi ada pula yang mengalami reaksi serius meski mengonsumsi udang dalam jumlah kecil.

Beberapa gejala yang umum terjadi meliputi gatal pada kulit, ruam kemerahan, bibir atau wajah membengkak, hidung tersumbat, mual, muntah, diare, hingga sesak napas.

Baca Juga: Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Diduga Jadi Korban Perampokan

Pada kondisi yang lebih berat, alergi udang dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang membutuhkan pertolongan medis darurat.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan terkait alergi udang:

1. Segera hentikan konsumsi udang
Jika gejala muncul setelah mengonsumsi udang, segera hentikan makan dan hindari makanan lain yang diduga mengandung udang. 

Makin sedikit paparan yang diterima tubuh, makin kecil risiko gejala bertambah berat.

2. Konsumsi obat sesuai anjuran dokter
Untuk gejala ringan seperti gatal, ruam, atau bentol, dokter dapat memberikan antihistamin yang membantu meredakan keluhan.

Baca Juga: Bupati Baharuddin Siagian Wisuda S3, Berikan Beasiswa S2 bagi Putra Berprestasi Batu Bara

Pada kondisi tertentu, kortikosteroid juga dapat diresepkan sesuai tingkat keparahan reaksi alergi. Penting diketahui, antihistamin tidak dapat mengatasi anafilaksis.

3. Gunakan epinefrin jika mengalami anafilaksis
Apabila muncul sesak napas, pembengkakan pada tenggorokan, denyut nadi melemah, atau kesulitan bernapas, segera gunakan suntikan epinefrin apabila sudah diresepkan oleh dokter. 

Epinefrin merupakan penanganan utama untuk reaksi alergi berat atau anafilaksis.

4. Segera cari pertolongan medis
Meskipun gejala mulai membaik sekalipun sudah menggunakan epinefrin, kamu tetap perlu segera menuju instalasi gawat darurat. 

Baca Juga: Adhyaksa FC vs PSMS: Jaga Tren Positif

Dokter perlu memastikan kondisi benar-benar stabil karena reaksi alergi dapat muncul kembali dalam beberapa jam berikutnya.

5. Hindari pemicu agar alergi tidak kambuh
Hingga saat ini, alergi udang umumnya tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. 

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengelolanya dengan menghindari konsumsi udang dan produk turunannya.

Biasakan membaca label kemasan makanan sebelum konsumsi. Jika makan d luar, beri tahu pihak restoran mengenai riwayat alergimu untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.(lin)

Editor : Redaksi
kesehatan Alergi Makanan Alergi Udang tips kesehatan hidup sehat