5 Rahasia Rumah Tetap Segar Tanpa Pewangi Kimia, Mudah Dicoba di Rumah

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:00 WIB
Trik agar ruangan rumah tetap wangi. (ilustrasi/Freepik)
Trik agar ruangan rumah tetap wangi. (ilustrasi/Freepik)

 

Sumutpos.jawapos.com-Rumah yang harum dan terasa segar tak selalu membutuhkan pewangi ruangan atau produk pembersih dengan aroma menyengat. Justru, kebiasaan sederhana seperti membuka jendela, menjaga kelembapan, hingga memanfaatkan bahan yang tersedia di dapur bisa membantu mengurangi bau tak sedap.

Selain lebih praktis, cara alami ini juga dapat menjadi pilihan bagi mereka yang kurang nyaman dengan aroma sintetis yang terlalu kuat. Dilansir dari Thedaily Jagran, berikut lima langkah sederhana untuk menjaga rumah tetap segar secara alami.

Mengapa Rumah Bisa Berbau Pengap?

Bau tak sedap di dalam rumah biasanya tidak muncul begitu saja. Sirkulasi udara yang buruk, kelembapan, sisa makanan, debu, kain yang jarang dicuci, hingga sampah dapat menjadi sumber masalah.

Baca Juga: Aris Rinaldi Nasution Kembali Terpilih sebagai Ketua Forwakum Sumut Tiga Periode

Karena itu, menghilangkan bau bukan hanya soal menutupinya dengan pewangi. Sumbernya perlu ditangani agar udara di dalam rumah benar-benar terasa lebih bersih.

1. Buka Jendela untuk Melancarkan Sirkulasi Udara

Udara segar merupakan cara paling sederhana untuk mengurangi aroma pengap di dalam rumah. Sirkulasi silang dapat membantu mengeluarkan udara lama sekaligus membawa udara dari luar ke dalam ruangan.

Biasakan membuka jendela selama sekitar 10–15 menit setiap hari, terutama pada pagi hari ketika kondisi udara memungkinkan.

Cara ini sederhana, tidak membutuhkan biaya, tetapi cukup efektif untuk membuat ruangan terasa lebih ringan dan tidak pengap.

2. Manfaatkan Baking Soda untuk Menyerap Bau

Baking soda tidak sekadar menjadi bahan di dapur. Bahan ini juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menyerap aroma tidak sedap di sejumlah area rumah.

Letakkan baking soda dalam wadah kecil di dalam kulkas, dekat tempat sampah, lemari, atau rak sepatu. Untuk karpet, baking soda juga bisa ditaburkan secukupnya, didiamkan sekitar 20 menit, kemudian dibersihkan menggunakan penyedot debu.

Baca Juga: Arsenal Resmi Perpanjang Kontrak Mikel Arteta hingga 2030

Dengan begitu, bau tidak hanya ditutupi oleh wewangian, tetapi sumber aromanya ikut dikurangi.

3. Gunakan Kulit Jeruk untuk Aroma yang Lebih Segar

Kulit lemon atau jeruk dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan aroma segar secara alami. Salah satu cara sederhana adalah membuat simmer pot dengan merebus kulit jeruk bersama air.

Aroma citrus yang keluar perlahan dapat membantu membuat ruangan terasa lebih segar. Bahan lain seperti daun mint atau bunga kering juga dapat digunakan untuk memberikan aroma alami.

Namun, jika menggunakan panci di atas kompor, jangan pernah meninggalkannya tanpa pengawasan. Pastikan air tidak sampai habis selama proses pemanasan.

Baca Juga: Castrol dan Honda HRC Castrol MotoGP™ Team Buka Dunia di Balik Performa MotoGP™ Bersama Luca Marini

Untuk membersihkan permukaan rumah, campuran cuka putih dan air juga kerap digunakan. Namun, hindari mencampurkan cuka dengan pemutih atau bahan pembersih berbasis klorin karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

4. Rawat Tanaman dan Area Hijau di Dalam Rumah

Tanaman hias dapat membuat suasana rumah terasa lebih hidup sekaligus mempercantik ruangan. Beberapa tanaman populer seperti lidah mertua, sirih gading, dan lidah buaya kerap dipilih untuk ditempatkan di dalam rumah.

Meski demikian, tanaman bukan pengganti ventilasi maupun kegiatan bersih-bersih. Daun dan area di sekitar pot tetap perlu dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat menumpuknya debu atau kelembapan.

Letakkan tanaman di area yang mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhannya dan siram secukupnya.

5. Jangan Abaikan Kain, Saluran Air, dan Tempat Sampah

Sumber bau sering kali justru berasal dari bagian rumah yang luput dari perhatian. Tirai, sarung bantal, karpet, saluran pembuangan, hingga tempat sampah dapat menyimpan kotoran dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Baca Juga: Buntut Guru Dilaporkan Dugaan Penganiayaan, Jabatan PKS Kesiswaan SMAN 2 Binjai Dicopot

Karena itu, beberapa kebiasaan berikut perlu dilakukan secara rutin:

  1. Cuci tirai dan sarung bantal secara berkala.
  2. Bersihkan saluran air di dapur dan kamar mandi.
  3. Jangan membiarkan sampah menumpuk terlalu lama.
  4. Segera keringkan area rumah yang lembap.
  5. Bersihkan permukaan yang mudah menampung debu.

Rumah Segar Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

Menjaga rumah tetap segar sebenarnya tidak harus bergantung pada produk dengan aroma kuat. Sirkulasi udara yang baik, kebersihan rutin, pengendalian kelembapan, serta pemanfaatan bahan sederhana seperti baking soda dan kulit jeruk dapat menjadi langkah praktis.

Kuncinya bukan sekadar membuat rumah harum, tetapi menghilangkan sumber bau sejak awal. Dengan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, rumah bisa terasa lebih bersih, nyaman, dan segar tanpa harus dipenuhi aroma sintetis.(net/han)

Editor : Johan Panjaitan
Kulit Jeruk ventilasi bahan kimia baking soda kebersihan