Peristiwa itu terjadi di rumah abang kandung pelaku, Sutan Hasibuan (39) di Jalan Besar Delitua, Gang Dahlia Ujung, Lingkungan IV, Desa Suka Makmur, Deliserdang, Minggu (15/1) siang.
Pembunuhan sadis yang menghebohkan warga itu terungkap saat Dewi (30), tengah duduk-duduk di teras kediaman Sutan, dihampiri dua anak-anak Jafa (10) dan Radit (8) yang berlari keluar dari rumah Sutan, sembari menangis dan minta tolong.
Ketika ditanyai, kedua bocah tersebut hanya diam saja sembari menunjuk ke arah dala rumah Sutan. Curiga, Dewi pun masuk ke dalam rumah.. "Kedua anak itu tetap menangis. Kemudian saya masuk ke dalam rumah dan melihat M Altahir sudah tewas dengan kondisi usus terburai. Ibunya, Pretty di samping anaknya dengan dua pisau dapur di tangan,” ungkap Dewi saat ditemui di lokasi kejadian.
Melihat itu, Dewi pun langsung berlari keluar sembari meminta pertolongan. Dalam sekejab, rumah Sutan pun dijibuni warga. Tak lama kemudian, petugas Polsek Delitua turun ke lokasi dan mengamankan Pretty. Selanjutnya, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti.
Stres Ditinggal Suami
Menurut Sutan, abang kandung Pretty, kalau adiknya telah setahun menumpang tinggal bersamanya. “Adikku (Pretty) punya sakit tifus dan stres,” ungkapnya.
Saat Pretty menghabisi anak tunggalnya itu, lanjut Sutan, ia tengah tak berada di rumah. “Saya sedang keluar beli nasi ke warung,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Melisa (29), istri Sutan mengatakan, jika adik iparnya Pretty, sebelumnya tinggal di Batam. Namun karena ditinggal sama suaminya, Pretty pun membawa anaknya M Althir ke Medan.
Selama hidup menumpang bersama di rumah, lanjut Melisa, sikap Pretty tampak selalu murung dan pendiam. "Dia (Pretty) sudah ditinggal suaminya, makanya tinggal di sini. Kami sudah sering mengobati penyakit dia," katanya. (ted/han) Editor : Admin-1 Sumut Pos