Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Salwa, Divonis Alami Kebocoran Jantung

Admin-1 Sumut Pos • Selasa, 13 Februari 2018 | 14:18 WIB
Kondisi Salwa Nurhafizah saat dirawat di RS Bunda Thamrin, Medan. (Ist)
Kondisi Salwa Nurhafizah saat dirawat di RS Bunda Thamrin, Medan. (Ist)
Photo
Photo
Kondisi Salwa Nurhafizah saat dirawat di RS Bunda Thamrin, Medan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Salwa Nurhafizah, bayi asal Kabupaten Batubara yang divonis mengalami penyakit bawaan; penyempitan jantung kini dirawat di Rumah Sakit (RS) Bunda Thamrin Medan. Berdasarkan hasil diagnosa terbaru dari RS Bunda Thamrin, ternyata Salwa bukan mengidap penyakit penyempitan jantung, melainkan kebocoran jantung. Untuk itu, Salwa harus dirujuk ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita di Jakarta.


Membawa Salwa ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta ternyata tidaklah mudah. RS Bunda Thamrin tidak bisa merujuknya langsung ke RS Harapan Kita Jakarta, karena masih RS Harapan Kita masih berstatus tipe C.


Humas RS Bunda Thamrin Maya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan untuk merujuknya ke RS Harapan Kita. Karena hanya Adam Malik yang bisa mengeluarkan kebijakan rujukan Salwa.


"Prosedurnya kalau menggunakan BPJS harus ke Rumah sakit tipe A, kebetulan harus dari Adam Malik. Dari Adam Malik baru bisa keluar daerah," kata Maya, kepada wartawan, Senin (12/2)

Setelah berkoordinasi, ternyata kamar di RSUP H Adam Malik masih penuh. Sehingga keluarga harus menunggu sampai ada kamar kosong di sana.


"Kami keluarga sudah bingung. Kamar di Adam malik katanya penuh. Kami cuma ingin Salwa dioperasi secepatnya," kata Irwan, ayah Salwa.


Sementara itu, Humas RS Adam Malik, Mashadat Ginting yang dikonfirmasi membenarkan kalau ruangan untuk Salwa memang masih berisi pasien penyakit jantung lainnya. Kendati begitu RS Adam Malik akan terus berkoordinasi dengan RS Bunda Thamrin.


"Iya benar, masih penuh kamarnya. Tapi kita akan terus berkoordinasi. Kita akan bantu semaksimal mungkin agar Salwa bisa segera dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta," kata Mashadat sembari meminta data lengkap Salwa kepada awak media supaya bisa dimonitor.


Diketahui Salwa Nurhazizah bocah yang semula divonis dokter RS Bunda Thamrin mengalami penyempitan jantung namun belakangan didiagnosa dokter menderita kebocoran jantung, dan kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Saat ini Salwa masih terbaring di ruangan rumah sakit dengan dipasangi banyak selang.


Bantuan untuk Salwa sendiri pun terus berdatangan dari pihak-pihak orang yang menaruh simpati. Kedua orangtuanya, Irwan dan Nur Aidah terus menerus menangisi anaknya setiap kali ada orang yang datang mengantarkan donasi ataupun menjenguk Salwa. Karena saat lahir pada awal Desember 2017 Salwa dalam keadaan normal. Dia lahir dengan berat 2,5 kilogram (Kg)

Nur Aidah mengatakan tidak ada keanehan yang mencolok pascakelahiran Salwa. Selama di rumah, Salwa mendapat asupan ASI dan susu formula yang cukup. Setelah dikhitan dan akikah (penabalan nama), Nur Aidah jatuh sakit. Salwa juga sempat diserang batuk selama beberapa hari.


"Karen sakit, ASI saya tidak keluar, Salwa minum susu fotmula," kata Nur Aidah di selasa RS Bunda Thamrin, Medan, Jalan Sei Batang Hari, Senin (12/1).


Salwa sempat dilarikan ke beberapa rumah sakit di Batubara dan Kota Tebingtinggi. Namun karena fasilitas yang tidak memadai, Salwa dibawa ke RS Bunda Thamrin. Dia dirawat sebagai pasien umum.


Orangtua Salwa kemudian mengurus BPJS Kesehatan untuk anaknya. Setelah BPJS-nya selesai, Salwa tidak bisa berpindah status menjadi pasien BPJS.


Selama dirawat di Bunda Thamrin, keadaan Salwa membaik. Namun dia tetap harus dioperasi ke Jakarta. Sampai sekarang, Salwa masih membutuhkan uluran angan para dermawan untuk meringankan beban mereka. Sepanjang Salwa dirawat, beberapa donasi sudah masuk. Mulai dari tokoh masyarakat, komunitas, hingga jurnalis di Kota Medan sudah melakukan penggalangan dana. Berita soal Salwa yang mengidap penyempitan jantung juga sudah menjadi viral di media sosial. (dvs/azw)

 

  Editor : Admin-1 Sumut Pos
#bayi menderita penyempitan jantung #Rumah Sakit Harapan Kita