BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Nelayan asal Belawan temukan satu pelampung suar atau bui milik Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan, mengapung di sekitar perairan Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (24/3/2024) sore.
"Nelayan menemukannya pukul 5 sore, sampai di dermaga pelabuhan Belawan sekitar jam 24.00, pokonya enam jam perjalanan," kata Ahmad Jafar, menirukan ucapan nelayan.
Pelampung suar itu ditarik dengan menggunakan boat nelayan. Akibatnya, nelayan tidak melaut untuk menyelamatkan asset negara sekaligus rambu lalulintas perairan itu.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan Abdul Rahman mengucapkan terimakasih kepada nelayan yang telah mau peduli dengan keselamatan pelayaran.
Belajar dari temuan itu, HNSI Kota Medan berharap Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan memeriksa semua alat navigasi di laut terutama sekitar perairan Belawan karena hal yang sama bisa terjadi.
Bersamaan dengan itu, HNSI Kota Medan juga meminta pihak terkait dan aparat penegak hukum (APH) melakukan penyelidikan penyebab pelampung suar itu bisa lepas dari pengikatnya.
"Bisa jadi pemberat pelampung suar itu dicuri karena terbuat dari besi yang laku dijual di pasar loak dengan harga yang menjanjikan," ujar Atan, panggilan akrab Abdul Rahman.
Selain itu, Rahman berharap Distrik Navigasi Klas 1 Belawan memberi perhatian kepada nelayan yang menemukan pelampung suar sebagai bentuk ucapan terimakasih atas usaha nelayan tersebut.(mag-1/han)
Editor : Redaksi