Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kemenag Sumut Pastikan Persiapan Pemberangkatan Haji Capai 100 Persen

Admin SP • Jumat, 3 Mei 2024 | 20:24 WIB
TERIMA: Kemenag Sumut menerima Kunker Reses Komisi VIII DPR di Asrama Haji Medan, terkait persiapan haji 2024. (Humas Kemenag Sumut/Sumut Pos)
TERIMA: Kemenag Sumut menerima Kunker Reses Komisi VIII DPR di Asrama Haji Medan, terkait persiapan haji 2024. (Humas Kemenag Sumut/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut) H Ahmad Qosbi, menyatakan persiapan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Medan mencapai 100 persen.

"Persiapan haji sudah mencapai 100 persen, PPIH Embarkasi Medan siap proses keberangkatan jamaah calon haji 1445 H/ 2024 M. Kami siap mensukseskan program penyelenggaraan haji tahun ini," ungkapnya, sewaktu menerima kunjungan kerja (kunker) reses Komisi VIII DPR RI di Asrama Haji Medan, Kamis (2/5) kemarin.

Musim haji tahun ini, kata dia, sebanyak 8.624 CJH dari Sumatera Utara akan diberangkatkan. Dari jumlah tersebut visa jamaah hampir rampung 100 persen.

"Tahun 1445 H ini calhaj Sumatera Utara adalah 8.328 kuota utama, 296 tambahan, 121 petugas kloter, 66 petugas haji daerah, 31 pembimbing dan sebanyak 416 prioritas lansia," sebutnya.

lebih lanjut, katanya, data kesehatan CJH pada tahun 2024, yakni sebanyak 8.624 yang telah diperiksa, 3 orang CJH masih berada pada status harus di evaluasi dan sejumlah 3.196 CJH berada pada kategori resti (resiko tinggi).

Selain itu, terangnya, bahwa tahun ini adanya pengembangan pelayanan konsumsi. Ruang makan dan menu makanan bagi CJH yang resti akan dibedakan dengan CJH yang reguler (kesehatan kategori normal). Pembedaan ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi calon haji.

"Nanti menu makanannya akan kita sesuaikan dengan kondisi calon jamaah, Bapak Ibu yang berada di kategori resti akan kita sesuaikan menunya, yang lansia juga kita sesuaikan agar jamaah nyaman sewaktu makan," jelas Qosbi.

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Komisi VIII DPR RI, H Marwan Dasopang menyampaikan, pihaknya sedang berupaya mendorong pemerintah dan mendukung pemerintah terhadap penambahan kuota di Indonesia.

"Kita bersama pemerintah sama-sama berupaya terhadap penambahan kuota, yang jelas setelah penambahan kuota pasti ada konsekuensi yang kita terima, terutama perbaikan-perbaikan pelayanan di berbagai area baik selama di Arab Saudi maupun di tanah air," ujarnya.

Dasopang juga menyinggung biaya haji yang semakin mahal serta biaya selama di Arab Saudi meningkat.

"Dari biaya perjalanan haji ini jamaah membayar biaya haji dibantu dengan nilai manfaat biaya haji yakni sekitaran 37 juta. Ini perlu sama-sama kita cermati, kami mendorong BPKH untuk melihat peluang peluang adanya penambahan nilai manfaat ini. Kalau bisa jamaah bayar 1/3 dari biaya haji dan 2/3 di dapat dari nilai manfaat setoran haji, kalau bisa," jelasnya.

Selain itu, Dasopang juga mengingatkan agar terus mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penipuan-penipuan yang dilakukan oknum dengan janji berangkat haji tahun ini juga.

"Beberapa kasus kita temukan, masih ada masyarakat yang tertipu iming-iming segera berangkat haji secepatnya setelah menyetor setoran biaya haji, ini perlu kita edukasi masyarakat," pungkasnya.

Sementara, Kepala UPT Asrama Haji Medan, H Ramlan Sudarto mengatakan bahwa Embarkasi Medan siap menerima CJH yang akan berangkat pada tahun ini.

Ramlan mengungkapkan, seperti tahun lalu one stop service akan terus dilaksanakan dengan pelayanan yang semakin baik. Calon jamaah haji akan dilayani dalam satu atap hingga beristirahat di hotel sebelum pemberangkatan. (man/han)

Editor : Redaksi
#kemenag sumut