MEDAN-Banjir rob (pasang) menerjang beberapa wilayah Belawan, akibat tingginya debit air laut yang mengelilingi wilayah itu, Rabu (8/5/2024).
Ini merupakan banjir rob terparah yang terjadi di sepanjang tahun 2024, dan banjir rob muncul ke pemukiman padat penduduk tersebut.
Wilayah yang tergenang banjir adalah wilayah Kelurahan Sicanang, Kampung Salam, Kelurahan Belawan Bahari, dan paling parah terjadi di Jalan Taman Makan Pahlawan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.
Genangan air pasang memasuki wilayah itu sekira pukul 13.00 WIB dan hingga saat ini sudah menggenangi wilayah Belawan.
Amatan Sumut Pos di lokasi, banjir rob menggenangi seluruh jalan di Jalan Taman Makam Pahlawan tersebut. Uniknya dimanfaatkan warga untuk bermain-main air di genangan banjir tersebut.
Fajar, warga setempat mengatakan, jika banjir rob ini mereka dinikmati, karena menganggap mandi di genangan air pasang sama seperti mandi di laut.
"Dinikmati aja bang, karena sudah terbiasa, biarpun air pasang, kalau aku sendiri dinikmati aja bang, gak tau kalau orang lain," ucapnya.
Sementara itu, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Maritim Belawan, Desmian Sulfiani mengatakan, banjir rob sudah menggenangi wilayah Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.
Kejadian yang sudah berulang, pihak BMKG tetap mengimbau agar masyarakat tetap mengupdate informasi yang diberikan oleh BMKG sendiri.
Desmian meminta masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, dan selalu memperhatikan serta membersihkan saluran drainase untuk menghindari tumpukan sampah, agar mencegah terjadi banjir yang lebih parah.
Untuk transportasi laut, Desmian mengatakan di banjir rob ini untuk wilayah pelabuhan mungkin sudah mempunyai standart tersendiri yang sudah dibuat oleh pihak pengelola untuk menghindari serta mencegah banjir rob untuk bisa masuk ke wilayah pelabuhan.(mag-1/ila)
Editor : Redaksi