Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Banjir Rob Kembali Menerjang Kelurahan Sicanang

Admin SP • Selasa, 4 Juni 2024 | 16:57 WIB
TERENDAM BANJIR: Banjir Rob kembali menerjang wilayah Belawan, kali ini banjir terparah terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan, Selasa (4/6/2024).
TERENDAM BANJIR: Banjir Rob kembali menerjang wilayah Belawan, kali ini banjir terparah terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan, Selasa (4/6/2024).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Banjir Rob kembali menerjang wilayah Belawan, kali ini banjir terparah terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan, Selasa (4/6/2024).

Kedalaman banjir rob di wilayah tersebut setinggi 1.3 meter, dan bahkan sampai melumpuhkan aktifitas warga di wilayah tersebut.

Salah satu warga Hartini, yang kebetulan berjualan di Simpang Sicanang kepada Sumut Pos mengatakan, jika banjir rob tersebut sudah ada selama dua hari ini.

"Karena sudah terbiasa bang sama keadaan kayak gini, jadinya sudah tulah cara antisipasinya", ucapnya.

Ia berharap agar pihak pemerintah segera membuat aturan dan perbaikan agar banjir rob bisa dikendalikan.

"Saya berharap agar banjir rob bisa diatasi, meskipun sudah terbiasa, ya bosanlah gini-gini terus gak ada perbaikan, udah gitu kasihan jika ada warga naik kereta bisa rusak mesin, kayak kereta saya ini, bolak-balik rusak kena banjir rob", ucapnya.

Lurah Sicanang, Deby Fauziah ketika dikonfirmasi mengatakan, jika untuk saat ini pencegahan banjir rob masih dilakukan empat Kelurahan, untuk pembuatan tanggul, tinggal dua Kelurahan lagi yakni Bagan dan Sicanang, pihak kelurahan masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Kota Medan untuk segera dilakukan pembuatan tanggul.

Lanjutnya, untuk perlindungan warga untuk sampai saat ini masih aman, dan jika terjadi ada berapa warga yang harus mengungsi pihak Kelurahan pasti mendapat laporan dari Kepala Lingkungan dan diteruskan kepada Pihak Kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kami terus berkoordinasi kepada pihak Kepling dan meneruskan kepada pihak Kecamatan dan BPBD, jika ada warga yang harus dievakuasi akibat banjir rob ini", ucapnya.(mag-1/han)

Editor : Redaksi
#banjir rob