MEDAN- Ketua kelompok terbang (Kloter) 8 Embarkasi Medan, Syakhrim Harahap memantau langsung distribusi konsumsi jamaah haji untuk memastikan mendapatkan makanan yang layak dan cukup.
Syakhrim mengatakan, peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap jamaah dapat menikmati makanan dengan cita rasa Indonesia, sehingga mereka tetap merasa nyaman meskipun berada jauh dari tanah air.
“Sajian makanan bercita rasa Nusantara diharapkan dapat menjadi penghibur sekaligus penguat bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah haji,” ungkapnya di Madinah, Rabu (14/5).
Dia ingin memastikan, bahwa distribusi makanan dari dapur ke jamaah sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik, sehingga jamaah merasa terlayani dengan baik hingga akhir ibadah.
Selama berada di Madinah, kata dia, jamaah haji akan mendapatkan 27 kali makan. Hal ini mencakup masa tinggal mereka yang berkisar 8 hingga 9 hari. Saat di Makkah, jamaah haji akan menerima 84 kali makan selama 28 hari masa tinggal.
“Untuk konsumsi di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), pada saat kedatangan setiap jamaah akan mendapatkan satu kali makan. Selanjutnya, selama fase ibadah di Armuzna, jamaah akan memperoleh 16 kali makan,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, kloter 8 Embarkasi Medan berjumlah 360 orang berasal dari Medan 346 orang, Langkat 3 orang, Deliserdang 3 orang, Asahan 1 orang, TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang dan Tim Kesehatan 2 orang. (man/han)
Editor : Johan Panjaitan